Pertamina Beberkan Kondisi Terkini Suplai BBM Cs di Aceh, Sumut-Sumbar

Firda Dwi Muliawati, CNBC Indonesia
Rabu, 11/02/2026 16:48 WIB
Foto: dok Pertamina

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Pertamina (Persero) melalui Subholding Downstream mengungkapkan perkembangan pemulihan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) dan Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah terdampak bencana di Sumatra. Perusahaan memastikan pasokan energi segera pulih seiring dengan pembukaan akses jalan di lokasi-lokasi isolasi.

Direktur Utama Subholding Downstream Pertamina Mars Ega Legowo Putra menyebutkan bahwa saat ini di Provinsi Aceh, terdapat tiga kabupaten yang mengalami dampak akses terberat adalah Bener Meriah, Aceh Tengah, dan Gayo Lues.

Dalam paparannya, Mars Ega menyatakan penyaluran BBM & LPG ke Bener Meriah dan Aceh Tengah sudah dapat dilakukan melalui jalur darat menggunakan mobil tangki, setelah sebelumnya harus ditempuh lewat jalur udara.


"Namun untuk akses dari Fuel Terminal ke Kabupaten Gayo Lues, beberapa akses saat ini masih terputus. Namun kami sudah bisa mengalihkan pasokan Gayo Lues ini yang tadinya dari Medan, kita bisa mengalihkan ke Fuel Terminal Meulaboh," ujar Mars Ega dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi VI DPR RI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Sementara itu, masih terdapat satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Gayo Lues yang belum bisa diakses. Ia berharap akses jalur segera terbuka agar layanan di Provinsi Aceh bisa kembali normal 100% dalam waktu dekat.

Adapun ntuk wilayah Sumatera Utara, penyaluran BBM dan LPG secara umum sudah berjalan normal. Kendala antrean tercatat hanya terjadi di SPBU wilayah Sibolga akibat kondisi infrastruktur jalan yang belum pulih sepenuhnya, sehingga memperlama waktu tempuh distribusi.

"Untuk Provinsi Sumatera Barat, seluruh lembaga penyalur baik BBM maupun LPG sudah beroperasi normal. Namun ada sedikit kendala untuk jalur wilayah Lembah Anai yang terkadang macet," tambahnya.

Hingga sekarang, pihaknya terus memberikan dukungan kepada TNI, BNPB, dan Kementerian PU untuk membuka akses daerah yang masih terputus. Pihaknya juga terus berkoordinasi dengan Polri, DPR, DPRD, dan Pemda untuk memetakan beberapa wilayah yang paling terdampak.

"Setelah akses ini terbuka, kami mulai untuk melakukan pasokan ke lembaga penyalur dan beberapa instansi penting seperti rumah sakit, PLN, dan lain sebagainya," tandasnya.


(pgr/pgr)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Upayakan Rehabilitas dan Pemulihan di Aceh