Pesawat Smart Air Ditembak di Boven Digoel, Pilot dan Co Pilot Tewas

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Rabu, 11/02/2026 15:57 WIB
Foto: Grand caravan Smart Air. (Tangkapan Layar)

Jakarta, CNBC Indonesia - Insiden penembakan menimpa pesawat angkutan udara perintis di Papua Selatan. Peristiwa ini terjadi sesaat setelah pesawat mendarat di Bandar Udara Koroway Batu, Kabupaten Boven Digoel, Selasa (11/2/2026). Dua orang pilot dilaporkan meninggal dunia, sementara seluruh penumpang selamat.

Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan menyatakan telah menerima laporan resmi dari petugas bandar udara setempat tidak lama setelah kejadian berlangsung.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa mengungkapkan otoritas penerbangan langsung melakukan koordinasi lintas wilayah guna memastikan kondisi lapangan dan keselamatan penumpang.


"Pesawat Cessna Grand Caravan dengan nomor registrasi PK-SNR milik PT Smart Cakrawala Aviation melayani rute Tanah Merah menuju Danawage/Koroway Batu. Pesawat berangkat pukul 10.38 WITA dan mendarat pukul 11.05 WITA. Sesaat setelah mendarat, pesawat mengalami penembakan," ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (11/2/2026).

Berdasarkan data dari lapangan, pesawat tersebut mengangkut dua orang kru serta 13 penumpang yang terdiri dari 12 orang dewasa dan satu bayi. Seluruh penumpang dinyatakan selamat dari kejadian tersebut.

"Pada pukul 13.26 WITA kami memperoleh informasi bahwa kedua pilot menjadi korban penembakan dan telah meninggal dunia, sedangkan seluruh penumpang dalam kondisi selamat," kata Lukman.

Pemerintah memastikan informasi lanjutan akan disampaikan secara berkala seiring pembaruan data di lapangan.

"Hingga kini, Ditjen Hubud masih terus berkoordinasi dengan Otoritas Bandar Udara Wilayah X Merauke serta petugas operasional di Koroway Batu untuk memantau perkembangan situasi," ujar Lukman.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Kartu Kuning dari MSCI: Indonesia Terancam Turun Kelas