MARKET DATA

Jelang OIS 2026, KKP Gelar Ocean Climate Dialogue

Teti Purwanti,  CNBC Indonesia
11 February 2026 11:41
KKP
Foto: dok Ocean Climate Dialogue 2026

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia akan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Ocean Impact Summit (OIS) 2026 pada tanggal 8-9 Juni 2026 di Bali. Acara ini akan mempertemukan pemimpin dunia untuk berkolaborasi dan menemukan ide baru untuk mencapai ekonomi biru (blue economy) yang nyata dan berkelanjutan.

Dalam mensukseskan program tersebut, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelar Ocean Climate Dialogue untuk menghasilkan ide dan gagasan sebagai solusi baik bagi Indonesia maupun komunitas global, khususnya terkait peran laut.

Direktur Jenderal Pengelolaan Kelautan KKP, Koswara percaya bahwa kepemimpinan dalam ocean climate hanya dapat dibangun melalui kerja sama, konsistensi, implementasi, dan keberpihakan serta keberlanjutan jangka panjang.

"Indonesia berkomitmen untuk memperkuat kolaborasi dengan mitra internasional, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat pesisir. Melalui Ocean Climate Dialogue ini diharapkan bisa menghasilkan rekomendasi yang aplikatif dan memperkuat peran laut sebagai bagian dari solusi, baik bagi Indonesia maupun komunitas global," ungkap Koswara sebagai pembicara kunci, dalam Ocean Climate Dialogue di Jakarta, Rabu (11/2/2026).

Menurutnya, Ocean Climate Dialogue 2026 menjadi ruang strategis untuk menjembatani sains, kebijakan dan pembiayaan secara konflik dan berbasis bukti melalui penguatan tata ruang laut, ocean accounting, serta penyelarasan karbon biru dengan instrumen pembiayaan yang akutanbel.

Dia menambahkan di global, Indonesia juga berperan aktif dalam UNFCCC. Dia memastikan bahwa Ocean Climate Dialogue di bawah kerangka UNFCCC memungkinkan Indonesia untuk mendorong integrasi laut dalam agenda ekonomi global, sekaligus berbagi praktik dan pembelajaran yang relevan, baik bagi negara-negara kepulauan.

"Agenda ini juga kami pandang sebagai modalitas penting untuk memperkuat diplomasi dan kontribusi Indonesia dalam berbagai proses Ocean Climate pada berbagai forum internasional," jelas Koswara.

Adapun Koswara, berharap Ocean Climate Dialogue 2026 menjadi bagian penting bagi OIS 2026 dengan target output yang strategis, seperti dukungan pelaksanaan perjalanan rakyat sumber daya laut nasional, integrasi karbon biru dalam rencana dan pembiayaan pembangunan. Serta pengembangan portofolio proyek kelautan yang siap mendukung investasi yang besar.

Sebagai informasi,Indonesia juga telah meluncurkan Indonesia Blue Carbon Ecosystem Roadmap and Action Guide, yang menjadi panduan strategis implementasi aksi nyata di tingkat nasional maupun daerah.

(dpu/dpu)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Luas Konservasi Laut RI Tembus 29 Juta Hektare, KKP Ingatkan Hal Ini!


Most Popular
Features