Economic Outlook 2026

Video: Bocoran DGS BI Soal Peluang Suku Bunga Turun Lagi di 2026

CNBC Indonesia TV,  CNBC Indonesia
10 February 2026 13:28

Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia pada Selasa, 2 Februari 2026 menggelar CNBC Indonesia Economic Outlook 2026 dengan tema "Consolidating Growth, Accelerating the Transformation" yang akan mengupas tuntas arah dan strategi menjaga momentum perekonomian Indonesia di tengah dinamika global, disrupsi teknologi, dan agenda keberlanjutan.

Dari sisi Bank Indonesia, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti menyebutkan fundamental ekonomi RI yang kuat di tengah ketidakpastian global yang kuat termasuk di AS. Dimana perkembangan ekonomi Negeri Paman Sam akan membawa era suku bunga tinggi masih bertahan, kondisi ini menyebabkan investor lari ke safe haven seperti emas sehingga emas meroket dan mata uang yang memberikan imbal hasil tinggi sehingga Kondisi ini membuat posisi Rupiah masih mengalami pelemahan.

Saat ini Rupiah bergerak ke arah Rp 16.700 per Dolar AS sehingga BI memastikan konsistensi BI tetap berada di pasar dan menjaga stabilitas Rupiah lewat "Smart Intervention"

Selengkapnya simak dialog Safrina Nasution dengan Wakil Menteri Keuangan RI, Juda Agung serta Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan Merangkap Anggota Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan, Dian Ediana Rae dan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia, Destry Damayanti dan Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu dalam CNBC Indonesia Economic Outlook 2026,(Selasa, 10/02/2026)