MARKET DATA

Banyak Kekayaan RI Tak Dijaga, Prabowo: Saya Tidak Akan Mundur

Thea Arbar,  CNBC Indonesia
08 February 2026 12:00
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (OuTube/Sekretariat Presiden)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/2026). (OuTube/Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menyoroti lemahnya penjagaan terhadap kekayaan nasional yang dinilai masih banyak bocor dan hilang ke luar negeri. Hal itu disampaikan Prabowo dalam pidatonya pada Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama di Malang, Jawa Timur, Sabtu (8/2/2026).

Prabowo menegaskan bahwa sejak dilantik pada 20 Oktober 2024, dirinya telah bersumpah menjalankan Undang-Undang Dasar 1945, termasuk mengemban tugas utama presiden untuk melindungi segenap tumpah darah Indonesia. Ia menekankan bahwa makna perlindungan tersebut tidak terbatas pada ancaman fisik semata, tetapi juga mencakup ancaman kemiskinan, kelaparan, serta keterbatasan akses terhadap layanan kesehatan dan pendidikan yang layak.

Dalam kerangka itu, Prabowo menyebut mandat konstitusi juga mengharuskannya menjaga dan melindungi seluruh kekayaan milik rakyat Indonesia. Menurutnya, pengelolaan kekayaan nasional secara benar dan berpihak pada rakyat merupakan kunci utama untuk mewujudkan kesejahteraan yang berkeadilan.

"Hanya dengan pengelolaan kekayaan bangsa, baru kita bisa sungguh-sungguh sejahtera," kata Prabowo dalam pidatonya di hadapan ribuan warga Nahdlatul Ulama.

Namun, setelah mempelajari berbagai data dan fakta sejak menjabat, Prabowo mengaku menemukan persoalan serius. Indonesia disebut dianugerahi kekayaan alam yang luar biasa, tetapi banyak di antaranya tidak dijaga dengan baik oleh elite bangsa.

"Ternyata saya menemukan terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga. Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri, terlalu banyak yang hilang dari tanah kita, dan terlalu banyak yang dibawa lari ke luar negeri," tegas Prabowo.

Ia menegaskan pemerintah tidak boleh ragu untuk menyatakan kebenaran dan kesalahan secara tegas. Menurut Prabowo, sikap tegas diperlukan agar negara tidak terus dirugikan oleh praktik korupsi, penipuan, dan manipulasi.

"Pemerintah yang saya pimpin tidak akan ragu-ragu untuk melawan segala bentuk korupsi, penipuan, manipulasi, dan pengerukan terhadap kekayaan rakyat Indonesia. Saya tidak akan ragu-ragu dan tidak akan mundur setapak pun," ujarnya.

Prabowo juga menyampaikan bahwa ia merasakan besarnya harapan masyarakat agar Indonesia menjadi negara yang adil dan makmur. Ia mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersatu dan bertekad menghilangkan kemiskinan dari bumi Indonesia.

"Kalau kita berani, pandai, dan bertekad, Insya Allah kekayaan kita cukup untuk seluruh rakyat Indonesia hidup sejahtera," pungkas Prabowo.

(mkh/mkh)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Prabowo: Harta yang Didapat dengan Cara Korbankan Rakyat adalah Haram!


Most Popular
Features