MARKET DATA

INKA Buka Suara, Respons Rencana Tugas Baru dari Danantara

Chandra Dwi Pranata,  CNBC Indonesia
06 February 2026 15:20
Dok: PT INKA
Foto: Dok: PT INKA

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA buka suara soal rencana pemerintah melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) yang akan mendongkrak industri manufaktur kereta api nasional. Termasuk mendorong semua manufaktur perkeretaapian nasional dilakukan di PT INKA.

Senior Manager Humas INKA Hartono mengatakan sebagai entitas di bawah pengelolaan Danantara, INKA mengaku siap mendukung langkah Danantara yang akan memajukan industri kereta api nasional.

"INKA sebagai entitas yang berada di bawah pengelolaan Danantara mendukung penuh setiap arahan strategis yang bertujuan memperkuat industri manufaktur nasional," kata Hartono saat dihubungi CNBC Indonesia, dikutip Jumat (5/2/2026).

Pihaknya memaknai arahan tersebut sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas produksi, teknologi, kualitas produk, dan daya saing di global.

"Arahan tersebut kami maknai sebagai kesempatan untuk meningkatkan kapasitas produksi, teknologi dan kualitas produk, serta daya saing INKA di pasar domestik maupun regional," jelasnya.

Sebelumnya, Chief Operating Officer (COO) Danantara, Dony Oskaria mengatakan, dalam roadmap pertumbuhan ekonomi yang dirancang Presiden Prabowo Subianto, sektor industri ditetapkan sebagai sumber pertumbuhan.

Untuk itu, kata dia, Danantara tengah merancang roadmap pertumbuhan industri nasional. Kata dia, industri nasional harus bertumbuh dan berkembang dengan baik.

Karena itu, lanjutnya, Danantara tengah melaksanakan dan menyiapkan sejumlah proyek untuk membangun dan mendongkrak perkembangan industrialisasi dan hilirisasi di Indonesia.

"Kami di Danantara mendorong industrialisasi perusahaan-perusahaan yang ada di lingkup Danantara," kata Dony dalam rapat bersama Komisi VI DPR dengan mitra di Jakarta, Rabu (4/2/2026).

Salah satunya yakni industri manufaktur kereta api nasional, di mana menurut Dony, saat ini manufaktur PT INKA ada 1 di Madiun, 1 di Banyuwangi, dan akan bertambah 1 lagi di Banyuwangi.

"Kita juga wajibkan seluruh perbaikan industri kereta api ke depan dilakukan di PT INKA," ujarnya.

Bahkan, dukungan peningkatan ini dilakukan untuk memenuhi rencana pemerintah yang akan melakukan elektrifikasi di lima kota besar di Indonesia.

"Ini sejalan dengan roadmap transportasi yang disiapkan pemerintah bahwa mass transportation kita akan berbasis kereta api. Termasuk di dalamnya kami melakukan elektrifikasi di Jakarta-Cikampek, Jakarta-Rangkas, dan juga Jakarta-Sukabumi, dan juga kami lakukan elektrifikasi di 5 kota di Indonesia," beber Dony.

Rencana tersebut, sambungnya, berkaitan dengan industrialisasi baja di Tanah Air. 

Di mana, Danantara juga akan mendorong pertumbuhan industri di hulu, yaitu industri baja yang akan digunakan manufaktur nasional termasuk kereta api.

"Hubungannya dengan baja, kami mewajibkan ini tentu kita harapkan bahwa dengan munculnya industrialisasi ini kita membutuhkan suplai baja yang diharapkan tentu milik kita sendiri. Karena ini industri strategis ke depan," ucapnya.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Pengusaha Baja Teriak Tertekan Barang China Gempur RI, Temukan Ini


Most Popular
Features