MARKET DATA

PSN Wanam Dikebut, Progres Dermaga & Tangki BBM Capai 70%

Khoirul Anam,  CNBC Indonesia
05 February 2026 16:18
Pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. (Dok. Food Estate)
Foto: Pembangunan infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan. (Dok. Food Estate)

Jakarta, CNBC Indonesia - Infrastruktur Proyek Strategis Nasional (PSN) Wanam di Distrik Ilwayab, Kabupaten Merauke, Papua Selatan, terus dipercepat. Sejumlah fasilitas utama seperti dermaga multipurpose, gudang logistik, hingga tangki bahan bakar kini tengah dikerjakan secara intensif.

Pantauan di lapangan Tim Project Wanam menunjukkan aktivitas alat berat masih berlangsung di kawasan pesisir Wanam. Dari udara, area proyek tampak dipenuhi jalur jalan konstruksi, tumpukan material baja, serta bangunan yang berada dalam berbagai tahap pengerjaan. Dermaga multipurpose terlihat memanjang ke laut dan disiapkan sebagai jalur utama distribusi logistik.

Di daratan, dua fasilitas vital turut dibangun, yakni Warehouse Multipurpose dan tangki High Speed Diesel (HSD). Tangki HSD berbentuk silinder dengan diameter besar tampak mencolok di tengah area proyek. Sementara itu, rangka baja gudang multipurpose mulai berdiri di atas lahan yang masih tergenang air hujan.

Tim Project Wanam, Gawang Kurniawan, mengatakan tangki HSD dan warehouse disiapkan sebagai penopang utama operasional dermaga di masa mendatang. Tangki HSD dirancang memiliki kapasitas 5.000 meter kubik.

Dia mengatakan, pembangunan tangki HSD ditargetkan selesai pada April atau Mei 2026. Sementara dua unit warehouse multipurpose berukuran masing-masing 50x100 meter ditargetkan rampung pada pertengahan tahun ini.

Untuk target kita selesai di bulan April atau Mei. Yang kedua ada lagi Werehouse Multipurpose dengan kapasitas 50×100, 2 unit gudang werehouse, itu targetnya kita selesai di pertengahan tahun, bulan 5/6," kata Gawang dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (5/2/2026).

Warehouse tersebut akan difungsikan sebagai gudang serbaguna guna mendukung kebutuhan logistik kawasan. Sementara tangki HSD akan terhubung langsung ke dermaga melalui jalur pipa.

Deputi Manager Project WIKA, Antonius Kurnianto, mengungkapkan progres pembangunan tangki HSD telah mencapai 70%.

"Kita dari mengerjakan HSD Tanki ini kapasitas 5000 ton itu dengan saat ini progresnya sudah mencapai 70%, 70% itu untuk pengerjaan tankinya sendiri menyisakan pekerjaan rofnya tanki, kemudian sama fasilitas pipa dan segala macamnya," ujar Antonius.

Adapun progres pembangunan warehouse multipurpose saat ini telah mencapai 59%. Antonius mengatakan progres itu dihitung dari material datang serta progres di lapangan.

"Saat ini untuk semua material itu sudah datang semua, kemudian saat ini kita juga sedang mengejar progres erection dan juga pengerjaan pengecoran lantai," katanya.

Antonius menjelaskan, tangki HSD akan menjadi pusat distribusi bahan bakar untuk mendukung operasional kawasan PSN Wanam.

"HSD Tank untuk BBM, jadi nanti dari Jetty standar kemudian dialirkan menggunakan lewat jalur pipa menuju ke HSD Tank, nanti untuk distribusinya nanti dari owner ya," ucapnya.

Meski demikian, ia mengakui pembangunan di kawasan pesisir Papua Selatan masih menghadapi kendala cuaca.

"Kita masih kendalanya memangnya dengan cuaca ya, karena kan Desember, Januari dan Februari ini di area Papua ini masih angin kencang jadi kita berhati-hati terkait dengan masalah setting-nya," ujarnya.

Sebagai informasi, di balik proyek PSN Wanam ini pemerintah menggandeng pihak swasta sebagai mitra, salah satunya Jhonlin Group milik pengusaha Andi Syamsuddin Arsyad atau Haji Isam.

"Dalam benak saya hanya terlintas, bagaimana gagasan Presiden terpilih Bapak Prabowo Subianto bisa tercapai. Bagaimanapun caranya, agar satu juta hektare bisa terealisasi, dan berhasil dalam tiga tahun tanpa berpikir untung rugi. Bagaimanapun caranya, satu juta hektare harus terealisasi," ujar Haji Isam pada Agustus tahun lalu.

Haji Isam menegaskan keterlibatannya merupakan penugasan negara.

"Ini adalah tugas negara yang diberikan kepada saya," katanya saat memantau kedatangan ekskavator di Wanam pada Juli 2024.

Pemerintah menegaskan PSN Wanam bukan proyek swasta. Dansatgas Pangan BKO Ketahanan Pangan Kementerian Pertanian, Mayjen TNI Ahmad Rizal Ramdhani menyatakan proyek tersebut merupakan program nasional.

"Ini adalah program nasional, proyek pemerintah. Karena dia proyek nasional, tentu tujuannya adalah untuk kesejahteraan masyarakat sendiri," kata Rizal Ramdhani saat sosialisasi di Kampung Uli-Uli, Distrik Ilwayab, Merauke, pertengahan tahun lalu.

(rah/rah)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article WIKA Sulap Lahan Bekas Proyek Jadi Penyerap 4,84 Ton Karbon Dioksida


Most Popular
Features