Presiden Rusia Vladimir Putin mengadakan pembicaraan dengan Presiden China Xi Jinping melalui tautan video dari Moskow, Rusia, Rabu (4/2/2026). (Sputnik/Vyacheslav Prokofyev/Pool via REUTERS)
Dalam pembicaraan tersebut Xi Jinping mengatakan kepada Vladimir Putin, bahwa kedua negara mereka harus menyusun "rencana besar" untuk pengembangan hubungan bilateral. (Sputnik/Vyacheslav Prokofyev/Pool via REUTERS)
Panggilan video tersebut dilakukan beberapa hari setelah para pejabat tinggi dari kedua negara sepakat bahwa hubungan dapat "mencapai terobosan baru" tahun ini seiring dengan peningkatan kerja sama ekonomi antara Moskow dan Beijing. (Sputnik/Vyacheslav Prokofyev/Pool via REUTERS)
Pemimpin Rusia Vladimir Putin juga memuji hubungan ekonomi, politik, dan keamanan Moskow dengan Beijing sebagai faktor "penstabil" di tengah gejolak global, dalam panggilan video dengan Xi Jinping dari China seperti dilansir dari AFP. (Sputnik/Vyacheslav Prokofyev/Pool via REUTERS)
"Di tengah meningkatnya gejolak, aliansi kebijakan luar negeri antara Moskow dan Beijing tetap menjadi faktor penstabil yang penting," kata Putin kepada Xi dalam siaran video di televisi pemerintah Rusia. (Sputnik/Vyacheslav Prokofyev/Pool via REUTERS)