MARKET DATA
Internasional

Bus Rombongan Keagamaan Terguling: Penumpang Terlempar-15 Tewas

Tommy Patrio Sorongan,  CNBC Indonesia
04 February 2026 16:45
Polisi memeriksa sebuah bus di sisinya dekat kota Greta setelah kecelakaan di Hunter Valley, utara Sydney, Australia, Senin, 12 Juni 2023. Bus yang membawa tamu pernikahan terguling pada malam berkabut di negara penghasil anggur Australia, menewaskan dan melukai banyak orang, kata polisi. (AP Photo/Mark Baker)
Foto: Ilustrasi (AP/Mark Baker)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah bus yang membawa rombongan keagamaan mengalami kecelakaan maut setelah keluar dari jalur di sebuah tikungan dan terbalik pada hari Selasa waktu Brasil. Pejabat berwenang menyatakan bahwa insiden tragis ini menewaskan sedikitnya 15 orang, termasuk tiga di antaranya adalah anak-anak.

Bus tersebut sedang mengangkut sekitar 60 orang saat terguling di kawasan pedalaman negara bagian Alagoas. Beberapa penumpang terlempar keluar sementara yang lainnya terjebak di bawah bangkai kendaraan.

Laporan media lokal menyebutkan bahwa rombongan bus tersebut dalam perjalanan pulang dari perayaan Our Lady of Candelaria. Ini merujuk festival keagamaan di negara bagian Ceara yang rutin menarik ribuan umat setiap tanggal 2 Februari.

"Hingga saat ini, ada konfirmasi mengenai 15 kematian, termasuk lima pria, tujuh wanita, dan tiga anak-anak," ujar pejabat daerah Alagoas kepada AFP, dikutip Rabu (4/6/2026).

Direktur Departemen Penerbangan Alagoas, Kolonel Andre Madeiro, yang terlibat langsung dalam operasi penyelamatan, memberikan kesaksian mengenai ngerinya situasi di lapangan.

"Bus keluar dari jalan di sebuah tikungan, terbalik, dan beberapa orang terlempar keluar," tuturnya. "Beberapa orang terjebak di bawah kendaraan. Itu adalah kecelakaan yang sangat buruk, bahkan tidak biasa."

Para penyintas, termasuk seorang anak yang mengalami luka serius. Ia telah dibawa ke rumah sakit setempat untuk perawatan intensif.

Menanggapi tragedi ini, Gubernur Alagoas Paulo Dantas langsung menetapkan masa berkabung selama tiga hari bagi wilayahnya. "Saya menyatakan solidaritas saya kepada keluarga dan teman-teman pada saat kepedihan yang sangat besar ini," tulis Dantas dalam akun X-nya.

Kecelakaan lalu lintas yang fatal memang sering terjadi di Brasil. Sebelumnya pada Oktober tahun lalu, 17 orang tewas di negara bagian Pernambuco setelah sebuah bus kehilangan kendali dan terbalik.

(tps/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Bus Terguling Masuk Tanggul, 40 Orang Tewas Termasuk Bayi 10 Bulan


Most Popular
Features