Ternyata Konsumsi Keramik di RI Masih Kalah dari Vietnam, Cuma Segini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Selasa, 03/02/2026 18:10 WIB
Foto: ist

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah menilai pasar domestik masih menjadi ruang pertumbuhan terbesar bagi industri keramik nasional. Indikator konsumsi per kapita yang masih tertinggal dibanding negara lain justru dianggap sebagai sinyal peluang ekspansi jangka panjang.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menyebut tingkat konsumsi keramik masyarakat Indonesia masih berada di bawah rata-rata kawasan Asia Tenggara maupun negara produsen utama dunia.

"Tingkat konsumsi keramik per kapita di Indonesia masih berada pada kisaran 2,5 meter persegi per kapita. Ini di bawah rata-rata negara ASEAN yang telah mencapai 3 sampai 3,5 meter persegi per kapita, dan tertinggal jauh dari Tiongkok serta Vietnam yang sudah mencapai 4 meter persegi," ujar Agus di Kemenperin, Selasa (3/4/2026).


Menurutnya, kondisi tersebut serupa dengan rasio kepemilikan mobil yang masih rendah dibanding negara lain. Namun justru dari angka itu terlihat ruang pertumbuhan yang masih sangat luas bagi produk manufaktur dalam negeri.

"Artinya masih sangat besar ruang ekspansi produk-produk keramik di pasar domestik sekaligus membuka peluang yang luas bagi pertumbuhan dan perluasan industri keramik nasional," katanya.

Pemerintah juga mengaitkan peningkatan penggunaan keramik dengan efek berantai yang tidak hanya berdampak pada ekonomi, tetapi juga kualitas hidup masyarakat. Pergeseran material lantai rumah dari tanah atau bahan lain ke keramik dinilai mampu menciptakan lingkungan hunian yang lebih sehat dan produktif.

"Upaya meningkatkan rasio konsumsi keramik per kapita pasti akan membawa multiplier effect yang sangat positif. Lingkungan rumah menjadi lebih bersih dan sehat, produktivitas meningkat, serta pengeluaran kesehatan bisa ditekan. Hanya dengan mengganti lantai menjadi keramik, dampaknya bukan hanya bagi ekonomi tapi bagi semua sektor sangat tinggi," ujar Agus.

Foto: Pelantikan Dewan Pengurus Asosiasi Keramik Indonesia (Asaki) di Kemenperin Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)
Pelantikan Dewan Pengurus Asosiasi Keramik Indonesia (Asaki) di Kemenperin Selasa (3/2/2026). (CNBC Indonesia/Ferry Sandi)


(dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Manufaktur Tumbuh 5,17 %, Jadi Motor Utama Pertumbuhan Ekonomi