13:47
Video: Menteri Hanif: ESG Selaraskan Tujuan Industri & Keberlangsungan
Jakarta, CNBC Indonesia- CNBC Indonesia menghadirkan ESG Sustainability Forum 2026 dengan tema "Akselerasi Agenda Hijau: Menjembatani Kepentingan Bisnis dan Keberlanjutan" sebagai platform strategis untuk meningkatkan pemahaman, mendorong kolaborasi lintas sektor, dan menggali peluang investasi hijau.
Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia, Dr. Hanif Faisol Nurofiq, S.Hut., M.P dalam ESG Sustainability Forum 2026 menyampaikan pentingnya kolaborasi dan kerjasama pemerintah dan pemangku kepentingan serta dunia usaha dan masyarakat dalam pengembangan bisnis yang mendukung pembangunan berkelanjutan dan memastikan
Di tengah ancaman krisis iklim yang salah satunya turut menyebabkan bencana alam telah menimbulkan kerugian ekonomi, kerusakan alam serta menyebabkan korban jiwa. Selain itu pengelolaan industri dan pembukaan lahan untuk mendorong kegiatan ekonomi tetap memperhatikan kelangsungan hidup.
Upaya pembangunan industri harus memperhatikan kondisi alam sehingga integrasi pengambilan kebijakan mengingat Indonesia menjadi salah satu negara yang berhadapan langsung dengan dampak krisis iklim. Hal ini akibat dari posisi Indonesia sebagai negara tropis, berada di Lintang rendah 6'LU-11' LS yang rentan dari perubahan iklim.
Selain itu daratan Indonesia seluas 192 Juta hektare terdiri atas 117 ribu pulau yang riskan saat berhadapan dengan hidrometeorologi dan kenaikan muka air laut. Contoh dari dampak bencana banjir Sumatra menimbulkan kerusakan lebih dari Rp50 ribu Triliun dengan pemulihan lebih dari Rp 100 Triliun serta ribuan korban jiwa.
Selengkapnya simak ESG Sustainability Forum 2026, CNBC Indonesia,(Selasa, 03/02/2026)