Prabowo Perintahkan Kepala Daerah Lakukan Gentengisasi, Ini Maksudnya

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Senin, 02/02/2026 13:43 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan paparan dalam Rakornas Pemerintah Pusat dan Daerah Tahun 2026 di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026). (Tangkapan Layar YouTube Kemendagri RI)

Bogor, CNBC Indonesia - Presiden Prabowo Subianto memberikan beberapa arahan kepada kepala daerah. Salah satunya adalah proyek 'gentengisasi'.

Prabowo melihat banyak rumah, khususnya di wilayah perdesaan, yang masih menggunakan atap seng. Untuk itu, dia menginginkan rumah di seluruh wilayah menggunakan atap genteng. Ini menjadi bagian dari Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) yang akan menggerakan banyak stakeholder untuk melakukan pembersihan sampah.



"Saya lihat saudara-saudara semua kota, hampir semua desa kira. Maaf ya banyak genteng dari seng. Ini panas untuk penghuni, juga berkarat. Jadi tidak mungkin genteng dari seng. Saya tidak tahu industri alumunium dari mana," kata Prabowo dalam acara Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah di Sentul, Bogor, Jawa Barat, Senin (2/2/2026).

"Saya ingin semua atap (rumah) di Indonesia pakai genteng ya. Gerakannya adalah gerakan proyek gentengisasi," lanjut Prabowo.

Menurut Prabowo, ongkos untuk membuat pabrik genteng itu tidak mahal, begitu juga dengan ongkos produksinya.

"Bahan bakunya dari tanah dan dengan dicampur dengan zat limbah lainnya bisa ringan dan kuat. Saya dapat laporan dari profesor-profesor kita bahwa limbah batu bara dicampur dengan tanah bahan genteng," kata Prabowo.

Menurut Prabowo, nanti pemerintah pusat akan membantu dari sisi sebelum hingga sesuai mulainya proyek 'gentengisasi'.

"Ini serius ya, bupati, wali kota yang tidak mau kotanya indah terserah. Bersama kita bikin kota indah, kecamatan indah, dan desa indah," ujar Prabowo.

Prabowo juga bercerita bahwa pada zaman dahulu atap rumah di Indonesia menggunakan rumbia atau ijuk. Hal itu membuat suasana di dalam rumah juga semakin sejuk.

Dia juga mengeluhkan salah satu di desa di Minahasa, Sulawesi Utara, yang kini banyak menggunakan seng sebagai atap rumah mereka, dan tidak lagi menggunakan rumbia.

"Seng itu berkarat. Karat melambangkan degenerasi. Kita, saya berharap Indonesia tidak terlihat berkarat bukan lambang kebangkitan Indonesia," kata Prabowo.

Dalam paparannya, Prabowo juga menunjukkan proyek gentengisasi yang dimaksud. Dia ditentukan palet warna yang dinamakan Nusantara Horizon, yang terdiri dari biru langit, navy blue, hijau, abu-abu, dan terakota.



(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: PM Inggris Terima Kasih ke Prabowo-Investor Rusia Mau Masuk RI