Turis Asing Serbu RI-Cetak Rekor 6 Tahun, Ramai Datang dari Negara Ini

Martyasari Rizky, CNBC Indonesia
Senin, 02/02/2026 12:43 WIB
Foto: Ilustrasi Turis Wisata Bali. (Dok. Kemenparekraf)

Jakarta, CNBC Indonesia - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada bulan Desember 2025 lalu melonjak 17,25% menjadi 1.405.860 kunjungan dibandingkan sebulan sebelumnya. Angka itu juga melesat 14,43% dibandingkan Desember 2024 lalu.

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, total kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang tahun 2025 melonjak 10,80% menjadi 15.386.646. Ini mencetak capaian tertinggi sejak tahun 2020.

Terlihat, data kunjungan wisman sejak tahun 2020 terus mengalami lonjakan, meski memang diakui belum melampaui capaian sebelum Pandemi Covid-19.


Tercatat, kunjungan wisman ke Indonesia sepanjang tahun 2019 mencapai 16.106.854 kunjungan.

"Tinggal sedikit lagi dibandingkan kunjungan tahun 2019 lalu," kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS) Ateng Hartono dalam konferensi pers di kantornya, Jakarta, Senin (2/2/2026).

Jika berdasarkan negara asal, wisman paling banyak yang berkunjung ke Indonesia pada bulan Desember 2025 adalah asal Malaysia, dengan porsi mencapai 17,3%. Mengalami lonjakan 17,45% dibandingkan Desember 2024. Disusul Singapura (14,5%) dan Australia (11%)

"Jika dilihat berdasarkan pintu masuk utama, paling banyak kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai, Bali, didominasi wisman yang berkebangsaan Australia," kata Ateng.

"Terjadi peningkatan kunjungan wisman melalui Bandara Ngurah Rai. Secara bulanan terutama didorong minat kunjungan internasional pada periode bulan Natal dan Tahun Baru, serta liburan sekolah di berbagai negara yang mendorong wisman masuk lewat Bandara Ngurah Rai," paparnya.

Sepanjang tahun 2025 lalu, wisman asal Malaysia juga menjadi yang terbanyak dengan porsi mencapai 17,2% dari total kunjungan wisman ke Indonesia. Kunjungan wisman Malaysia tahun 2025 melonjak 16,26% dari tahun 2024.

Disusul Australia dengan porsi 11,4% dan Singapura dengan porsi 9,9%.

Foto: Rilis BPS Senin, (2/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube BPS Statistics)
Rilis BPS Senin, (2/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube BPS Statistics)

(dce/dce)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Neraca Perdagangan RI Desember 2025 Diprediksi Kembali Surplus