MARKET DATA

Terungkap! Cabai, Bawang Merah & Telur Bikin RI Deflasi di Awal Tahun

Zahwa Madjid,  CNBC Indonesia
02 February 2026 12:00
Pantauan harga komoditas pangan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)
Foto: Pantauan harga komoditas pangan di Pasar Rumput, Jakarta Selatan, Senin (2/2/2026). (CNBC Indonesia/Martyasari Rizky)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat Indeks Harga Konsumen Januari 2026 mengalami deflasi sebesar 0,15% secara bulanan (month to month).

Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono menuturkan deflasi ini disumbang oleh harga pangan bergejolak yang mengalami penurunan pada awal tahun ini.

"Deflasi Januari 0,15% utamanya didorong oleh deflasi pada komponen bergejolak. Komponen harga bergejolak mengalami deflasi 1,96%," kata Ateng dalam rilis data BPS, Senin (2/2/2026).

Deflasi di kelompok harga bergejolak ini didorong oleh deflasi cabai merah, cabai rawit dan bawang merah serta daging dan telur ayam ras. Cabai merah dan cabai rawit mengalami deflasi sebesar masing-masing 0,16% dan 0,08%. Sementara itu, bawang merah mengalami deflasi 0,07%.

Sementara itu, BPS mencatat tingkat inflasi y-on-y komponen inti pada Januari 2026 sebesar 2,45% dengan tingkat inflasi m-to-m dan tingkat inflasi y-to-d masing-masing sebesar 0,37%. Inflasi inti ini didorong oleh harga emas perhiasan dan sewa rumah.

(haa/haa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Ada Kabar Buruk Baru dari Ekonomi China, Ada Apa Xi Jinping?


Most Popular
Features