BPS: Impor RI Naik 10,81% Jadi US$ 23,83 M di Desember 2025

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Senin, 02/02/2026 11:49 WIB
Foto: Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono saat meyampaikan rilis BPS Senin, (2/2/2026). (Tangkapan Layar Youtube/BPS Statistics)

Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan nilai impor Indonesia mencapai US$ 23,83 miliar atau naik 10,81% pada Desember 2025, dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Adapun, impor migas meningkat 1,71% menjadi US$ 3,35 miliar. Sementara itu, impor nonmigas naik 12,46% mencapai US$ 20,48 miliar dengan andil 10,55%.


"Total nilai impor mengalami peningkatan secara tahunan utamanya didorong oleh peningkatan impor nonmigas," kata Deputi Bidang Distribusi dan Jasa, Ateng Hartono dalam rilis data BPS, Senin (2/2/2026).

Ateng mengungkapkan impor menurut penggunaan pada Desember 2025 peningkatan impor selurh penggunaan secara tahunan jd Desember 2025 dibandingkan Desember 2024 konsumsi yang pertama naik 4,56%, sementara impor barang modal kenaikan impor 34,66% dengan andil 6,36%

Dengan demikian, nilai impor Indonesia Januari-Desember 2025 mencapai US$241,86 miliar, naik 2,83 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Selama Januari-Desember 2025, nilai impor barang modal naik 20,06 persen menjadi US$50,13 miliar dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Sementara bahan baku/penolong turun 0,83% menjadi US$169,30 miliar dan barang konsumsi turun 1,35 persen menjadi US$22,42 miliar.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Neraca Perdagangan RI Desember 2025 Diprediksi Kembali Surplus