FOTO Internasional

Negara Geger! Presiden Ribut dengan Menlu, 90.000 Warga Turun ke Jalan

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 02/02/2026 12:00 WIB

Unjuk rasa ini digelar menyusul perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar (Menlu) Negeri Ceko sekaligus Ketua Asosiasi Pengemudi, Petr Macinka.

1/6 Orang-orang berpartisipasi dalam unjuk rasa dukungan untuk Presiden Ceko Petr Pavel, yang diselenggarakan oleh kelompok Million Moments for Democracy sebagai reaksi terhadap perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar Negeri Ceko sekaligus ketua Asosiasi Pengemudi Petr Macinka, di Praha, Republik Ceko, 1 Februari 2026. (REUTERS/Eva Korinkova)

Puluhan ribu warga Ceko turun ke jalan di Praha pada Minggu (1/2/2026) dalam aksi dukungan bagi Presiden Petr Pavel yang digelar kelompok "Million Moments for Democracy". (REUTERS/Eva Korinkova)

2/6 Orang-orang berpartisipasi dalam unjuk rasa dukungan untuk Presiden Ceko Petr Pavel, yang diselenggarakan oleh kelompok Million Moments for Democracy sebagai reaksi terhadap perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar Negeri Ceko sekaligus ketua Asosiasi Pengemudi Petr Macinka, di Praha, Republik Ceko, 1 Februari 2026. (REUTERS/Eva Korinkova)

Unjuk rasa ini digelar menyusul perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar (Menlu) Negeri Ceko sekaligus Ketua Asosiasi Pengemudi, Petr Macinka. Setidfaknya 80.000 sampai 90.000 orang memenuhi alun-alun kota. (REUTERS/Eva Korinkova)

3/6 Orang-orang berpartisipasi dalam unjuk rasa dukungan untuk Presiden Ceko Petr Pavel, yang diselenggarakan oleh kelompok Million Moments for Democracy sebagai reaksi terhadap perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar Negeri Ceko sekaligus ketua Asosiasi Pengemudi Petr Macinka, di Praha, Republik Ceko, 1 Februari 2026. (REUTERS/Eva Korinkova)

Ini bermula saat Pavel menolak menyetujui nominasi seorang menteri dalam pemerintahan koalisi, yang tersandung kontroversi simbol Nazi. Ia adalah Filip Turek, yang dinominasikan Petr Macinka. Pavel, seorang yang pro-Uni Eropa dan pro-Ukraina menyebut penolakannya membuat Macinka mengirim pesan bernada ancaman melalui penasihatnya, dengan menyebut akan ada “konsekuensi” jika presiden terus menentang pencalonan Turek. (REUTERS/Eva Korinkova)

4/6 Orang-orang berpartisipasi dalam unjuk rasa dukungan untuk Presiden Ceko Petr Pavel, yang diselenggarakan oleh kelompok Million Moments for Democracy sebagai reaksi terhadap perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar Negeri Ceko sekaligus ketua Asosiasi Pengemudi Petr Macinka, di Praha, Republik Ceko, 1 Februari 2026. (REUTERS/Eva Korinkova)

Turek sendiri adalah anggota partai sayap kanan Motoris yang dipimpin Macinka. Ia menuai kritik karena pernah melakukan salam Nazi dan memasang memorabilia Nazi. Turek membantah memiliki kedekatan dengan Nazisme atau rasisme, dan menyebut tindakannya sebagai selera buruk semata. (REUTERS/Eva Korinkova)

5/6 Orang-orang berpartisipasi dalam unjuk rasa dukungan untuk Presiden Ceko Petr Pavel, yang diselenggarakan oleh kelompok Million Moments for Democracy sebagai reaksi terhadap perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar Negeri Ceko sekaligus ketua Asosiasi Pengemudi Petr Macinka, di Praha, Republik Ceko, 1 Februari 2026. (REUTERS/Eva Korinkova)

Banyak demonstran mengibarkan bendera Uni Eropa dan Ceko serta membawa spanduk bertuliskan “kami mendukung presiden". Sebagian juga menyuarakan dukungan untuk Ukraina dan menentang pemerintahan koalisi Perdana Menteri Andrej Babis.  (REUTERS/Eva Korinkova)

6/6 Orang-orang berpartisipasi dalam unjuk rasa dukungan untuk Presiden Ceko Petr Pavel, yang diselenggarakan oleh kelompok Million Moments for Democracy sebagai reaksi terhadap perselisihan antara Presiden Pavel dan Menteri Luar Negeri Ceko sekaligus ketua Asosiasi Pengemudi Petr Macinka, di Praha, Republik Ceko, 1 Februari 2026. (REUTERS/Eva Korinkova)

Aksi dukungan warga ke presiden akan terus berlangsung hingga 15 Februari. Tak hanya di ibu kota, ini terjadi di kota-kota lain. (REUTERS/Eva Korinkova)