Bahas Strategi dan Inovasi Bangun Ekonomi di FM Indonesia Forum 2026

Teti Purwanti, CNBC Indonesia
Senin, 02/02/2026 10:52 WIB
Foto: Dok Istimewa

Jakarta, CNBC Indonesia - FM Indonesia Forum 2026 menjadi salah satu momentum yang mempertemukan pemerintah, dunia bisnis, dan komunitas manajemen fasilitas (FM) untuk memperkuat kapasitas dan standar di ranah profesional, yang membutuhkan ketangguhan, efisiensi, serta inklusi di lingkungan kerja. Mengusung tema "The Next Wave of Facility Management in Indonesia: Elevating Workplaces, Embracing AI, ESG, and Inclusivity," forum ini akan berfokus pada berbagai implementasi praktis.

Di forum ini akan dikaji bagaimana keputusan kepemimpinan diterjemahkan ke dalam praktik serta eksekusi yang nyata dan konsisten, termasuk kinerja layanan, keandalan aset, pengalaman tempat kerja, kesejahteraan, dan keberlanjutan jangka panjang. Bukan cuma itu, FM Indonesia Forum 2026 juga menjadi pengenalan resmi International Facility Management Association (IFMA) ke Indonesia dan forum pertama yang didukung IFMA di negara ini. Forum ini diselenggarakan di bawah Nota Kesepahaman strategis antara IFMA Global dan OCS Indonesia, dengan OCS Indonesia ditunjuk sebagai penyelenggara lokal.

Presiden dan Direktur Pelaksana, OCS Indonesia, Yohanes Jeffry Johary mengatakan manajemen fasilitas adalah ketika strategi bertemu dengan implementasi. Ketika tempat kerja dioperasikan dengan disiplin dan tata kelola yang baik, maka secara organisasi akan memiliki aset kinerja yang lebih kuat, lingkungan yang lebih aman, dan pengalaman yang lebih konsisten bagi orang-orang yang menjalankannya.


"Pada kondisi terbaiknya, FM membantu menciptakan tempat kerja yang mendukung kesejahteraan manusia, memperkuat komunitas di sekitarnya, dan beroperasi secara bertanggung jawab dalam konteks lingkungannya. Forum ini merupakan langkah praktis untuk memperkuat ekosistem FM di Indonesia," jelas dia dalam keterangan resmi, dikutip Rabu (28/1/2026).

Sementara itu, Presiden dan CEO IFMA, Michael V. Geary, menambahkan manajemen fasilitas bukanlah praktik informal atau konsep regional. Ini adalah profesi yang diakui secara global dan didukung oleh standar internasional.

"Kami senang bergabung dengan komunitas bisnis di Indonesia dalam membantu mendorong prioritas nasional untuk mendorong perubahan transformatif," tegas dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Dewan Global IFMA dan Presiden SIFMA dan IFMA Singapore, Frank Ngoh menjelaskan Indonesia menjadi babak penting berikutnya bagi IFMA di ASEAN.

"Seiring dengan pembangunan ibu kota baru, perluasan infrastruktur modern, dan pengembangan tenaga kerja FM yang berkembang pesat, Indonesia menciptakan momentum yang kuat untuk standar yang lebih tinggi, profesionalisme yang lebih besar, dan adopsi praktik FM yang lebih cerdas dan berbasis teknologi," ungkap Ngoh.

Sebagai informasi, tema yang akan dibahas dalam acara ini meliputi, digitalisasi dan AI dalam operasional dan layanan tempat kerja, implementasi ESG dan dekarbonisasi melalui praktik operasional sehari-hari, desain tempat kerja inklusif, kesejahteraan, dan harapan pengalaman, serta standar profesional, tata kelola, dan pengembangan kemampuan untuk sektor FM yang siap menghadapi masa depan.

Forum ini didukung melalui kemitraan pengetahuan dan penyebaran informasi, termasuk CastleAsia, AmCham Indonesia, dan BritCham Indonesia, yang menyediakan platform untuk dialog lintas sektor di antara para pemimpin kebijakan, pemilik aset, ahli strategi tempat kerja, penyedia layanan, dan inovator teknologi. Simak program selengkapnya dan profil pembicara di fmindonesiaforum.com.

 

 


(rah/rah)
Saksikan video di bawah ini:

Video: SDM Berkualitas & Digitalisasi, Kunci Bikin Industri Makin Cuan