Purbaya-Airlangga Ramal Ekonomi RI Tumbuh Tinggi di 2025
Jakarta, CNBC Indonesia - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data realisasi pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal IV-2025, beserta dengan realisasi sepanjang tahun lalu, Kamis (5/2/2026).
Pemerintah dalam APBN 2025 menargetkan pertumbuhan bisa tembus 5,2%. Sedangkan pada 2024, realisasi pertumbuhan ekonomi hanya 5,02%, meleset dari target APBN 2024 yang sebesar 5,2%.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa percaya diri, realisasi pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV-2025 akan tumbuh 5,45%, jauh lebih tinggi dari realisasi kuartal III-2025 sebesar 5,04%. Namun, lebih rendah dari perkiraan awalnya 5,7%-6%.
"Di bawah janji saya tapi lumayanlah, masih lebih tinggi dari triwulan-triwulan sebelumnya," kata Purbaya saat konferensi pers APBN 2025, sebagaimana dikutip kembali pada Senin (2/2/2026).
Purbaya mengatakan, meski tak akan mencapai target pertumbuhan yang ia ramal sebelumnya, proyeksi terbaru ini masih jauh lebih tinggi dari pertumbuhan kuartal I-2025 yang sebesar 4,87%, kuartal II-2025 5,12%, dan kuartal III sebesar 5,04%.
Dengan perkiraan ini, Purbaya optimistis pertumbuhan ekonomi keseluruhan tahun akan bergerak di kisaran atas 5%. Saat ditemui di Danantara, dia mengungkapkan ekonomi RI sepanjang 2025 bakal tumbuh 5,2%.
"Mendekati 5,2. 5,1 berapa gitu," kata Purbaya kepada awak media, di Wisma Danantara, dikutip Senin (2/2/2026).
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto turut mengakui, pertumbuhan ekonomi kuartal IV-2025 akan lebih tinggi dibandingkan kuartal III-2025.
Proyeksi ini didasari oleh kondisi makroekonomi Indonesia saat ini dalam kondisi
"Dan dalam waktu yang singkat nanti pekan depan hari Kamis, tanggal 5 Februari, pertumbuhan diperkirakan lebih besar dibandingkan kuartal III," ujar Airlangga.
(arj/haa)