MARKET DATA
Internasional

Trump Sukses Jual Minyak Venezuela, Langsung Diborong Tetangga RI!

Tommy Patrio Sorongan,  CNBC Indonesia
02 February 2026 05:30
FILE PHOTO: An oil tanker is seen on Lake Maracaibo in Venezuela's western state of Zulia March 1, 2008. REUTERS/Jorge Silva/File Photo
Foto: REUTERS/Jorge Silva

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat Donald Trump melontarkan pernyataan mengejutkan yang berpotensi mengubah peta kekuatan energi dunia. Trump mengeklaim bahwa India telah sepakat untuk mulai mengalihkan pembelian minyak mentah mereka dari Iran ke Venezuela, sebuah langkah yang disebutnya sebagai bagian dari kesepakatan besar di bawah kendali Washington.

"India masuk, dan mereka akan membeli minyak Venezuela, bukan membelinya dari Iran. Jadi, kami sudah membuat kesepakatan itu, konsep dari kesepakatan tersebut," ujar Trump kepada wartawan di atas pesawat kepresidenan Air Force One pada Sabtu (1/2/2026).

Pernyataan ini muncul setelah periode ketegangan panjang antara Washington dan New Delhi sepanjang tahun lalu, terutama dipicu oleh ketergantungan India yang tinggi terhadap minyak mentah Rusia. India sebelumnya tidak mengimpor minyak Iran dalam jumlah signifikan karena terganjal sanksi AS, namun mereka justru beralih ke Rusia demi mendapatkan harga yang jauh lebih murah di tengah sanksi Barat atas perang Ukraina.

Trump, yang menyatakan niatnya untuk mengendalikan penjualan dan pendapatan minyak Venezuela secara penuh setelah penangkapan mantan pemimpin Nicolas Maduro bulan lalu, terus menekan India agar menghentikan hubungan dagang energinya dengan Moskow. Pada Agustus lalu, Trump bahkan menggandakan tarif ekspor India ke AS menjadi 50 persen sebagai hukuman karena New Delhi terus memborong minyak Rusia.

Namun, sinyal normalisasi hubungan mulai terlihat belakangan ini. Menteri Keuangan AS Scott Bessent pada Januari mengisyaratkan bahwa tambahan tarif 25% pada barang-barang India kemungkinan besar akan dicabut. Hal ini menyusul apa yang disebutnya sebagai penurunan tajam dalam impor minyak Rusia oleh India.

Langkah ini juga sejalan dengan pelonggaran sanksi terhadap industri minyak Venezuela yang dilakukan pemerintah AS pekan ini untuk memudahkan perusahaan-perusahaan AS menjual minyak mentah dari negara Amerika Selatan tersebut. Seorang pejabat Gedung Putih menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan membantu aliran produk yang ada dari Venezuela dan menjanjikan akan ada lebih banyak pengumuman terkait pelonggaran sanksi dalam waktu dekat.

Upaya Trump untuk mendominasi pasar minyak Venezuela juga tidak berhenti pada India saja. Dalam kesempatan yang sama, Trump mengungkapkan ambisinya untuk menarik pemain besar lainnya ke dalam skema perdagangan ini. Trump juga mengatakan China bisa membuat kesepakatan dengan AS untuk membeli minyak Venezuela.

Langkah diplomasi energi yang agresif ini mencerminkan upaya pemerintahan Trump untuk memegang kendali penuh atas pasokan minyak dari negara-negara yang selama ini menjadi musuh politik Washington, sembari memperbaiki hubungan dengan mitra strategis seperti India yang sempat merenggang akibat perang tarif.

(tps/tps)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Perang Dunia 3 Kian Dekat ke Amerika, Presiden Ini Tuduh AS Maling


Most Popular
Features