6 Photos
Ramai-Ramai Veteran di Denmark Turun Ke Jalan, Kecam Ucapan Trump
Aksi tersebut mengecam pernyataan Presiden AS Donald Trump yang telah meremehkan kontribusi tentara NATO di Afghanistan.
Para veteran Denmark menghadiri "pawai demonstrasi diam" dari Kastellet ke kedutaan Amerika di Kopenhagen, Denmark, Sabtu (31/1/2026). Aksi "pawai demonstrasi diam" untuk menyatakan ketidakpuasan terhadap pernyataan Presiden AS Donald Trump yang telah meremehkan kontribusi tentara NATO di Afghanistan. (Ritzau Scanpix/Emil Nicolai Helms via REUTERS)
Para pengunjuk rasa, sambil memegang spanduk bertuliskan "Tidak Ada Kata-kata," berjalan dari benteng Kastellet ke Kedutaan Besar AS di mana para pengunjuk rasa meletakkan 52 bendera Denmark untuk menghormati prajurit yang gugur dalam perang yang dipimpin AS di Afghanistan dan Irak. (REUTERS/Tom Little)
Mereka juga marah karena staf kedutaan pada hari Selasa telah menurunkan 44 bendera yang memperingati tentara Denmark yang gugur di Afghanistan. (REUTERS/Tom Little)
"Saya datang hari ini untuk mendukung veteran Denmark karena Trump, cara dia memperlakukan sekutu-sekutunya, tetapi dia menginjak-injak kita dan sudah cukup. Pertama Greenland, sekarang veteran Denmark. Kita tidak tahan lagi. Kita perlu menunjukkan dukungan," kata seorang demonstran. (Ritzau Scanpix/Emil Nicolai Helms via REUTERS)
Bagi banyak veteran dan keluarga, bendera-bendera itu bukanlah hiasan tetapi nama, kenangan, dan bukti bahwa Denmark membayar harga yang nyata bersama sekutunya. (REUTERS/Tom Little)
"Saya marah tentang itu. Saya benar-benar marah, karena itu menyangkut diri saya. Tetapi itu semua tentang teman-teman yang kita kehilangan di sana dan keluarga mulai menyadari hal itu. Itulah sebabnya. Itulah sebabnya kita di sini," kata seorang demonstran. (REUTERS/Tom Little)