MARKET DATA

Suzuki Buka-bukaan "Rahasia Dapur" Tahun 2026, Begini Targetnya

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
30 January 2026 17:20
Proses Perakitan Mobil Suzuki di Pabrik Suzuki Cikarang, Jawa Barat. (SUZUKI)
Foto: Proses Perakitan Mobil Suzuki di Pabrik Suzuki Cikarang, Jawa Barat. (SUZUKI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bisnis purnajual kendaraan khususnya suku cadang, masih menjadi penopang penting kinerja perusahaan di tengah fluktuasi penjualan kendaraan. Suzuki menargetkan pertumbuhan penjualan spare part tumbuh dibandingkan tahun sebelumnya.

"Di 2026 kami menargetkan pertumbuhan penjualan spare part sekitar 7%. Ini akan kami dorong dengan berbagai upaya yang sudah direncanakan," kata Head of Domestik Sparepart Sales PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Sugiyarto.

Ada beberapa komponen yang menjadi andalan pabrikan dalam menopang penjualan.

"Paling laris itu item-item fast moving-nya, baik di roda dua, roda empat. Itu banyak variannya seperti oli, filter, filter udara, juga seperti kampas ganda, dan itu termasuk item-item fast moving," ujar Sugiyarto

Di sisi lain, dinamika penjualan kendaraan di sejumlah wilayah, termasuk Jawa Timur yang mencatatkan penurunan pada 2025. Namun, kondisi tersebut dinilai sebagai penyesuaian terhadap situasi ekonomi nasional.

Untuk roda dua atau motor, Suzuki masih fokus fokus pada model yang sudah ada. Prioritas perusahaan saat ini adalah memastikan pemenuhan permintaan konsumen terhadap model-model yang baru diluncurkan menjelang akhir 2025.

"Kami masih fokus pada pemasaran dan penjualan model existing. Permintaan terhadap model-model tersebut masih tinggi dan perlu kami jaga kelancaran pemenuhannya," katanya.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kabar Baik! Penjualan Mobil Nasional Bulan Agustus 2025 Naik 1,48%


Most Popular
Features