Istana Sudah Terima Surat DPR soal Thomas Djiwandono & Sari Yuliati

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Jumat, 30/01/2026 15:32 WIB
Foto: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi saat bertemu wartawan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (28/1/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengaku telah menerima surat resmi dari Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI terkait terpilihnya Thomas Djiwandono sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia dan Wakil Ketua DPR RI Sari Yuliati.

Di sisi lain dia mengatakan bahwa belum menerima surat resmi terkait pengajuan Adies Kadir menjadi Hakim Mahkamah Konstitusi dari DPR RI


"Belum ya, jadi kami baru hari ini menerima surat dari DPR, baik untuk pemilihan wakil ketua DPR dan deputi Gubernur Bank Indonesia. Itu secepatnya kami proses supaya proses lanjutannya bisa segera berjalan," kata Prasetyo, di Wisma Danantara, Jumat (30/1/2026).

Diketahui, ada beberapa pergantian posisi di lembaga pemerintahan. Seperti Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono yang telah lolos uji kelayakan akan mengisi posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia.

Hal itu diumukan Ketua Komisi XI DPR RI M. Misbakhun, Senin (26/1/2026). Thomas berhasil menyingkirkan dua kandidat lainnya dalam fit and proper test, yaitu Kepala Departemen Kebijakan Sistem Pembayaran Bank Indonesia Dicky Kartikoyono dan Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial Bank Indonesia M. Juhro.

Sementara Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir diusulkan dan sudah disetujui untuk mengisi kursi Hakim Konstitusi pada Mahkamah Konstitusi, pada rapat Paripurna di Gedung DPR RI, Selasa (27/1/2026). Keputusan itu diambil setelah DPR telah menetapkan Inosentius Samsul sebagai pengganti Arief yang ditetapkan dalam rapat paripurna Agustus lalu, dan kemudian dibatalkan.

Selain itu, dalam rapat paripurna juga menyetujui Sari Yuliati Sari Yuliati sebagai Wakil Ketua DPR.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Thomas Djiwandono Terpilih Jadi Deputi Gubernur Bank Indonesia