Sebuah kapal tunda berlayar karena Sungai Hudson antara New Jersey dan Kota New York, AS, berubah menjadi bongkahan es, Kamis (29/1/2026). (REUTERS/Brendan McDermid)
AS, termasuk New York, memang telah dilanda cuaca ekstrem. Bahkan suhu minus 40 sampai 50 derajat Fahrenheit (−45,6 derajat Celsius). (REUTERS/Brendan McDermid)
“Cuaca dingin ekstrem bisa mematikan, benar-benar mematikan,” katanya Gubernur New York Kathy Hochul memperingatkan warga. (REUTERS/Jeenah Moon)
Angin dingin bisa sangat parah, terutama di North Country dan Mohawk Valley. (REUTERS/Jonathan Ernst)
Daerah-daerah lain di bagian utara negara bagian dapat mengalami angin dingin mendekati minus 30 derajat, sementara suhu di bagian selatan negara bagian dapat turun hingga minus 5 hingga minus 10 derajat. (REUTERS/Brendan McDermid)
Hochul juga mengatakan tim-tim siap di sepanjang jalan tol, staf manajemen darurat telah dikerahkan sebelumnya, dan hampir 6.000 pekerja utilitas telah disiagakan untuk merespons jika terjadi pemadaman listrik. (REUTERS/Jonathan Ernst)