Tol Baru Ini Sudah Siap Dibuka, Medan-Danau Toba Terasa Sejengkal

Wiji Nur Hayat, CNBC Indonesia
Jumat, 30/01/2026 10:46 WIB
Foto: Ruas Tol Sinaksak - Simpang Panei di Sumatra Utara. (Dok. Hutama Karya)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) memperoleh Sertifikat Laik Fungsi dan Operasi (SLFO) dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dengan predikat bintang 5 (lima) untuk ruas tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi - Parapat (Kutepat) sebagian Seksi 4 segmen Sinaksak - Simpang Panei sepanjang 12,55 Km. Sertifikat ini menandai kesiapan penuh ruas tol tersebut untuk melayani masyarakat dengan standar keselamatan dan kualitas terbaik.

Direktur Utama Hamawas, Dindin Solakhuddin menyampaikan apresiasi terhadap kepercayaan pemerintah atas penilaian dengan predikat tertinggi ini. Pencapaian ini merupakan komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan jalan tol yang prima, meningkatkan kinerja operasional, serta menghadirkan pengelolaan infrastruktur jalan tol yang andal, aman, dan berkelanjutan guna mendukung pembangunan nasional.

"Ini merupakan bukti bahwa Hamawas mampu dalam menghadirkan infrastruktur jalan tol berstandar tinggi yang andal dan berkualitas. Ruas Sinaksak - Simpang Panei kami siapkan dengan sebaik mungkin agar dapat mengakomodir perjalanan yang lebih efisien, aman dan memberikan manfaat yang baik bagi masyarakat," ungkap Dindin dalam keterangannya, Jumat (30/1/2026).


Seluruh aspek teknis dan kelayakan telah terpenuhi, sehingga ruas tol tersebut pada prinsipnya siap digunakan untuk mendukung kelancaran mobilitas dan konektivitas wilayah. Tahapan berikutnya adalah penerbitan Keputusan Menteri PU terkait penetapan pengoperasian, sebagai dasar resmi sebelum jalan tol tersebut dapat dimanfaatkan dan dilalui oleh masyarakat.

Setelah beroperasi nantinya ruas tol ini akan memainkan peran penting dalam mengurai kepadatan lalu lintas di Pematang Siantar, kota terbesar kedua di Sumatra Utara. Selain itu, Tol Kutepat juga memangkas waktu tempuh dari Medan menuju Destinasi Pariwisata Super Prioritas (DPSP) Danau Toba, dari sebelumnya sekitar 6 jam menjadi hanya 2 jam saja.

Foto: Ruas Tol Sinaksak - Simpang Panei di Sumatra Utara. (Dok. Hutama Karya)
Ruas Tol Sinaksak - Simpang Panei di Sumatra Utara. (Dok. Hutama Karya)

SLFO bintang 5 diperoleh setelah melalui proses Uji Laik Fungsi pada Senin - Rabu (17-19/11) lalu. Uji tersebut meliputi pemeriksaan teknis lapangan, seperti struktur jalan, bahu jalan, drainase dan kelengkapan rambu keselamatan serta evaluasi aspek administrasi sesuai regulasi Kementerian PU. Jalan tol Sinaksak - Simpang Panei dibangun dengan dua lajur per arah, dilengkapi dengan bahu jalan sisi dalam dan luar, on-off ramp, dan rambu keselamatan yang lengkap. Dari kelengkapan fasilitas, terdapat penerangan jalan umum (PJU) serta CCTV 24 jam agar pengguna tetap merasa aman dan nyaman selama perjalanan.

"Kami berharap dengan segera beroperasinya ruas tol ini, masyarakat Sumatra Utara dapat merasakan langsung manfaat perjalanan yang lebih cepat, aman dan efisien dalam mempersiapkan momen libur Lebaran Idul Fitri 2026 mendatang," tutup Dindin.

Pembangunan sebagian Seksi 4 segmen Sinaksak - Simpang Panei yang dilakukan oleh kontraktor Divisi Sipil Umum (DSU) PT Hutama Karya (Persero) dirancang mengutamakan kualitas konstruksi terbaik dengan sesuai standar teknis jalan tol. Selain itu, ruas ini juga dilengkapi dengan fasilitas jalur darurat yang memadai, sehingga dapat digunakan oleh pengendara dalam kondisi darurat ketika terjadi gangguan kendaraan maupun situasi keselamatan lainnya. Hal ini memperkuat komitmen perusahaan untuk memberikan pelayanan yang optimal kepada pengendara jalan tol.

Gerbang Tol Sinaksak - Simpang Panei ini sebelumnya telah dibuka secara fungsional pada momen Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru). Rekapitulasi jumlah kendaraan yang berhasil melintas pada jalan tol tersebut mencapai lebih dari 88 ribu kendaraan pada momen Nataru kemarin. Angka tersebut mencerminkan antusias masyarakat yang cukup tinggi dalam menggunakan ruas tol tersebut.

Hingga saat ini, Hamawas telah mengoperasikan sepanjang 84 km ruas jalan tol, yang terdiri atas Seksi 1 Tol Tebing Tinggi-Indrapura sepanjang 20 km, Seksi 2 Indrapura-Kuala Tanjung sepanjang 18 km, Seksi 3 Tebing Tinggi-Serbelawan sepanjang 30 km, serta sebagian Seksi 4 Serbelawan-Pematang Siantar sepanjang 15 km. Keberadaan ruas tol tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung konektivitas wilayah dan kelancaran mobilitas di Sumatra Utara.


(wur/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Menteri PU Kebut Pengerjaan Flyover Panorama 1 Sitinjau