Menperin Kasih Bocoran Nasib Insentif Mobil Listrik Tahun Ini

Ferry Sandi, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 18:15 WIB
Foto: REUTERS/Norihiko Shirouzu

Jakarta, CNBC Indonesia - Pemerintah masih membuka peluang percepatan rilis insentif mobil listrik, termasuk kemungkinan diumumkan sebelum bulan puasa. Wacana ini kembali mencuat di tengah harapan pelaku industri agar pasar segera bergerak.

"[Apa insentif rilis sebelum puasa?] Kalau saya maunya cepat ya, supaya marketnya bisa bergerak lebih cepat. Supaya marketnya bisa bergerak lebih cepat," kata Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita usai Indonesia Semiconductor Summit 2026 di ITB Innovation Park di Bandung, Kamis (29/1/2026).

Meski demikian, Agus menegaskan keputusan tersebut tidak bisa diambil secara tergesa-gesa. Pemerintah harus memastikan setiap kebijakan fiskal benar-benar aman dan berdampak positif secara menyeluruh. Koordinasi lintas kementerian terus dilakukan agar kebijakan yang keluar tidak menimbulkan risiko baru.


"Tapi ya sekali lagi saya juga menghargai dan mengerti alasan Kementerian Keuangan harus sangat atau ekstra hati-hati dalam mengeluarkan insentif, bagaimana fiscal policy-nya, struktur fiskal, kekuatan fiskalnya seperti apa, cost and benefit-nya dari pemberian insentif seperti apa, itu semua sudah kita paparkan," kata Agus.

Dari sisi Kementerian Perindustrian, dorongan percepatan tetap menjadi keinginan utama. Alasannya sederhana, semakin cepat kepastian diberikan, semakin cepat pula pelaku pasar mengambil keputusan. Namun, keinginan tersebut tetap harus sejalan dengan kesiapan fiskal negara.

"Jadi kalau, kalau menurut saya mengenai time frame-nya ya kita sih inginnya secepat mungkin supaya market-nya bisa lebih cepat bergerak. Itu keinginan kita," ujarnya.

Untuk saat ini, pemerintah belum bisa memastikan tanggal rilis insentif tersebut. Prosesnya masih berjalan dan melibatkan pembahasan detail di level teknis. Hasil dari pembahasan ini nantinya akan menjadi dasar keputusan final pemerintah.

"Sekarang masih dalam pembahasan secara teknis oleh tim, dari kami dan juga Kemenkeu," sebut Agus.


(fys/wur)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Ekspansi Produsen EV, Incar Pasar Ojol - Alat Berat Listrik