00:35
Video: IHSG Tumbang Dihantam Isu MSCI, Sektor Mana Yang Kuat Bertahan?
Jakarta, CNBC Indonesia- Chief Executive Officer Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya mengatakan tekanan jual di pasar saham ini erat kaitannya terkait pernyataan MSCI mengenai keterbukaan dan transparansi data free float. Kondisi ini mencerminkan adanya keraguan MSCI terhadap data free float atau saham yang beredar di publik atas emiten di BEI.
Pernyataan MSCI ini menimbulkan kekhawatiran pasar sehingga outflow atau keluarnya dana asing dari pasar domestik bahkan status RI dari 'emerging market' terancam turun kasta ke 'frontier market' yang berpotensi membuat lebih dari Rp 150 triliun keluar dari RI.
Oleh karena itu Bernadus Wijaya menyebutkan penting bagi otoritas bursa untuk memenuhi ketentuan MSCI mengingat MSCI menjadi indeks internasional yang menjadi acuan investor global dan memiliki pengaruh besar terhadap pasar modal RI.
Meski demikian pasar domestik RI memiliki daya tarik yang besar bagi investor global karena ditopang fundamental ekonomi yang kuat.
Seperti apa strategi investasi saat IHSG dalam tekanan saat ini? Selengkapnya simak dialog Syarifah Rahma dengan Chief Executive Officer Sucor Sekuritas, Bernadus Wijaya dalam Squawk Box CNBC Indonesia (Kamis, 22/01/2026)