MARKET DATA

Bekasi Tambah Mal Baru Lagi, Bos Pengusaha Bilang Begini

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
29 January 2026 12:25
Summarecon Mal Bekasi 2. (Tangkapan Layar Youtube/Summarecon Mall Bekasi)
Foto: Summarecon Mal Bekasi 2. (Tangkapan Layar Youtube/Summarecon Mall Bekasi)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wilayah penyangga Jakarta kembali menjadi magnet baru bagi industri pusat perbelanjaan. Bekasi, salah satu kawasan dengan pertumbuhan paling banyak, segera menambah daftar malnya pada awal Februari mendatang. Hingga saat ini jumlah pusat perbelanjaan di wilayah Bekasi telah mencapai angka lebih dari 30 unit.

"Kalau khusus Bekasi, saat ini jumlah pusat perbelanjaan anggota APPBI ada 33," ujar Ketua Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) Alphonzus Widjaja kepada CNBC Indonesia, Kamis (29/1/2026).

Adapun mal baru yang bakal hadir yakni Summarecon Mall Bekasi (SMB) 2. Keberadaan mal di wilayah penyangga juga dinilai membawa dampak ganda bagi kota induk.

Pengembang melirik kawasan di luar Jakarta. Bodetabek pun menjadi pilihan utama.

Alphonzus mengakui pengembangan pusat perbelanjaan sekarang lebih banyak dilakukan di wilayah penyangga Jakarta seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi,. Salah satu faktornya karena lahan dan biaya, lalu perubahan pola mobilitas masyarakat juga ikut memengaruhi strategi pengembangan.

"Pertumbuhan Pusat Perbelanjaan di wilayah Bodetabek adalah juga dimaksudkan untuk lebih mendekat kepada konsumen karena sebagian besar penduduk ibu kota Jakarta pada siang hari sebenarnya bertempat tinggal di Bodetabek," katanya.

Summarecon Mall Bekasi Phase 2 akan resmi dibuka pada 4 Februari mendatang. Terintegrasi secara seamless dengan SMB Tahap 1 melalui Lobby The Oval, pengembangan ini menghadirkan konsep One-Stop Solution dengan semangat Workout, Shop, Eat and Repeat.

Dari sisi konsep dan tenant, SMB Phase 2 hadir dengan desain interior yang lebih modern dengan tenant lifestyle, sporty, serta F&B unggulan. 

"SMB 2 adalah merupakan pengembangan dari SMB 1, APPBI tidak mencatatnya sebagai dua pusat perbelanjaan yang berbeda ataupun terpisah. APPBI mencatat SMB 1 dan SMB 2 sebagai satu kesatuan atau dengan kata lain tetap dianggap dan dicatat sebagai satu atau sebuah Pusat Perbelanjaan saja," sebut Alphonzus.

(dce)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Panas Demo di Jakarta, Bos Pengusaha Mal Minta Pemerintah Bijak


Most Popular
Features