Dana Transfer Masuk dari Luar Negeri ke RI Melonjak, Tembus Rp 8.308 T

Arrijal Rachman, CNBC Indonesia
Kamis, 29/01/2026 10:45 WIB
Foto: Gedung Pusat Pelaporan dan Ajalisis Transaksi Keuangan (PPATK). (Dok. PPATK)

Jakarta, CNBC Indonesia - Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan alias PPATK mencatat terjadinya lonjakan aliran dana transfer dari luar negeri ke Indonesia sepanjang 2025. Meskipun, diimbangi dengan aliran transfer dana ke luar negeri.

Temuan ini merupakan bagian dari analisis rutin PPATK terkait penguatan fungsi analisis dan intelijen keuangan terhadap transaksi keuangan lintas negara, khususnya transfer dana masuk dan keluar.


"Upaya ini dilakukan melalui deteksi dini potensi risiko dengan menganalisis pola transfer masuk (incoming) dan transfer keluar (outgoing), konsentrasi negara asal dan tujuan dana, karakteristik pelaku, serta berbagai anomali transaksi," dikutip dari Catatan Capaian Strategis PPATK Tahun 2025, Kamis (29/1/2026).

Sepanjang 2025, PPATK mencatat arus transfer incoming sebesar Rp 8.308 triliun, naik 16% dari tahun 2024 sebesar Rp7.143 triliun. Sementara itu, transfer outgoing tercatat sebesar Rp 7.959 triliun, naik 13% dari tahun 2024 sebesar Rp 7.049 triliun.

"Peningkatan tersebut berdampak pada lonjakan selisih bersih antara dana masuk dan keluar, yang naik signifikan dari sekitar Rp 93,6 triliun pada 2024 menjadi Rp 348,6 triliun pada 2025," kata PPATK.

PPATK menjelaskan, kondisi aliran dana transfer ini mencerminkan perubahan dinamika arus dana lintas negara dan menuntut pemantauan serta analisis yang lebih mendalam terhadap karakteristik dan risiko transaksi lintas batas.
New


(arj/mij)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Pemerintah Pulangkan 27.768 WNI Dari Wilayah Konflik di 2025