Menhub Ungkap Banjir Sumatera Bikin Terminal dan Rel KA Luluh Lantak
Jakarta, CNBC Indonesia - Banjir besar yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera tak hanya memukul permukiman warga, tetapi juga mengganggu pergerakan transportasi nasional. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut berbagai simpul transportasi mulai dari terminal, jalur rel, hingga perlengkapan keselamatan jalan ikut terdampak cukup serius.
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menegaskan, sektor transportasi menjadi salah satu fokus utama dalam upaya pemulihan pascabencana karena berperan vital dalam memastikan distribusi logistik, mobilitas masyarakat, serta percepatan pemulihan ekonomi daerah.
"Kementerian Perhubungan berada pada bidang infrastruktur dengan mandat melaksanakan perbaikan, peningkatan, serta pembangunan kembali prasarana dan sarana transportasi," ujar Dudy dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (27/1/2026).
Di Provinsi Aceh, dampak bencana tercatat cukup luas. Sejumlah terminal, baik tipe A maupun tipe B, serta dua unit pelaksana penimbangan kendaraan bermotor mengalami kerusakan. Tak hanya itu, jalur rel kereta api sepanjang 30 kilometer terdampak di 65 titik lokasi. Perlengkapan keselamatan jalan seperti marka, rambu, hingga alat penerangan jalan juga tak luput dari kerusakan.
Foto: Seorang pria berjalan di daerah yang dilanda banjir bandang, menyusul hujan lebat di Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, 27 November 2025. (REUTERS/Rafdi Rahmadi)Seorang pria berjalan di daerah yang dilanda banjir bandang, menyusul hujan lebat di Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, 27 November 2025. (REUTERS/Rafdi Rahmadi) |
"Untuk Sumatra Utara, satu terminal tipe A serta jalur rel Medan-Binjai dan Binjai-Besitang terdampak sepanjang 99 kilometer di 88 titik," jelasnya.
Kondisi serupa terjadi di Sumatra Barat. Jalur kereta api Padang-Lubuk Alung-Kayu Tanam sepanjang 52 kilometer dilaporkan terdampak di delapan titik, bersamaan dengan rusaknya fasilitas keselamatan jalan dan sarana pendukung transportasi lainnya.
Dalam masa tanggap darurat, Kemenhub melakukan berbagai langkah, mulai dari survei perlengkapan jalan, pengoperasian kembali angkutan perintis, hingga perbaikan fasilitas layanan penumpang. Di saat bersamaan, Kemenhub juga memastikan distribusi bantuan logistik tetap berjalan lewat jalur laut, udara, dan kereta api.
Salah satu kebijakan yang cukup krusial adalah pembebasan tarif tol laut serta pemberian diskon jasa kepelabuhanan bagi kapal pengangkut bantuan kemanusiaan.
"Kami menetapkan tarif nol rupiah untuk tol laut dan memberikan diskon jasa kepelabuhanan bagi kapal pengangkut bantuan kemanusiaan," tegas Dudy.
(fys/wur)[Gambas:Video CNBC]
Foto: Seorang pria berjalan di daerah yang dilanda banjir bandang, menyusul hujan lebat di Malalak, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat, Indonesia, 27 November 2025. (REUTERS/Rafdi Rahmadi)