MARKET DATA

Perbaikan Jembatan Banjir Sumatra Ternyata Tak Mudah, Ini Kendalanya

Ferry Sandi,  CNBC Indonesia
27 January 2026 17:05
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau akses jalan dan Jembatan Alue Limeng yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1/2026). (Kementerian PU)
Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau akses jalan dan Jembatan Alue Limeng yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1/2026). (Kementerian PU)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengungkapkan bahwa sejak awal pemerintah mengerahkan sumber daya besar untuk mempercepat pemulihan wilayah terdampak.

"Di operasi lapangan, kami telah memobilisasi sekitar 1.900 alat berat, 500 unit sarana prasarana pendukung, serta 6.500 bahan material seperti bronjong dan geobag yang disebar ke 3 provinsi," ujar Dody dalam rapat kerja dengan Komisi V DPR RI, Selasa (27/1/2026).

Salah satu fokus utama pemerintah adalah membuka kembali konektivitas agar distribusi logistik dan energi tidak terhambat. Untuk infrastruktur jalan dan jembatan nasional, Dudy memastikan fungsinya sudah pulih sepenuhnya sejak akhir Desember lalu.

"Total ada 99 ruas jalan nasional dan 33 jembatan nasional yang terdampak. Alhamdulillah per 30 Desember 2025 semuanya sudah berfungsi penuh secara fungsional," jelasnya.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau akses jalan dan Jembatan Alue Limeng yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1/2026). (Kementerian PU)Foto: Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau akses jalan dan Jembatan Alue Limeng yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1/2026). (Kementerian PU)
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo saat meninjau akses jalan dan Jembatan Alue Limeng yang terputus akibat banjir dan tanah longsor di Desa Salah Sirong, Kecamatan Jeumpa, Rabu (21/1/2026). (Kementerian PU)

Ia menambahkan, percepatan dilakukan dengan melibatkan TNI, Polri, dan masyarakat setempat, mengingat adanya arahan langsung Presiden Prabowo agar suplai logistik dan bahan bakar ke daerah tidak terganggu. Namun proses pemulihan di lapangan menemui sejumlah tantangan, termasuk pembangunan kembali jembatan.

"Untuk jembatan, kita memang agak sangat tertinggal karena ada beberapa jembatan-jembatan di daerah-daerah sangat-sangat terpencil. Progres kami baru 43%, Bapak-Ibu sekalian, dan target besarnya adalah kita bisa menyelesaikan semua di Oktober 2028. Ini target paling lama," kata Dody.

Berbeda dengan jalan nasional, pekerjaan pada infrastruktur daerah masih berlangsung dan menjadi tantangan tersendiri, terutama di wilayah terpencil.

"Untuk jalan daerah terdapat sekitar 2.066 ruas dan 779 jembatan yang terdampak. Jalan sudah sekitar 90% tertangani dan ditargetkan tuntas pada Agustus 2027," papar Dody.

(fys/wur)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Menteri PU Buka-bukaan Harus Kerja Dobel Gegara Pemda, Kenapa?


Most Popular
Features