Jadi Saksi di Sidang Kasus Minyak, Ahok: Bukti Ada di Google Drive!
Jakarta, CNBC Indonesia - Mantan Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) periode 2019-2024 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok hadir sebagai saksi sidang kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada PT Pertamina (Persero), Subholding dan KKKS periode 2018-2023.
Sidang lanjutan pemeriksaan saksi tersebut dilakukan di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Pengadilan Negeri Jakarta Pusat (PN Jakpus), hari ini, Selasa (27/1/2026). Sidang terpantau dimulai pukul 10.30 WIB.
Ahok sempat angkat suara sebelum memasuki ruang sidang, dia mengatakan dirinya akan menyampaikan pernyataan apa adanya.
"Kita sampaikan apa adanya," ucap Ahok di Gedung Pengadilan Tipikor PN Jakpus, Selasa (27/1/2026).
Adapun, saat ditanya apakah dirinya membawa bukti-bukti untuk persidangan, Ahok mengangkat handphone (HP)-nya dan mengatakan "(Bukti) di Google Drive," katanya.
Asal tahu saja, kasus tersebut melibatkan anak Saudagar Minyak Mohammad Riza Chalid yakni Muhammad Kerry Adrianto Riza.
Ahok terpantau mengenakan baju batik biru lengan panjang dengan celana panjang hitam.
"Saksi yang hadir persidangan 1 orang (Ahok)," ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU), di Pengadilan Tipikor PN Jakpus, Selasa (27/1/2026).
Sedianya, terdapat sembilan saksi dari kasus dugaan korupsi tersebut. Direktur Utama PT Pertamina (Persero) periode 2018-2024 Nicke Widyawati telah menyampaikan kesaksiannya pada Selasa (20/1/2026). Sedangkan Wakil Menteri ESDM 2016-2019 Arcandra Tahar juga telah menyampaikan kesaksiannya pada Kamis (22/1/2026).
JPU setidaknya memanggil sembilan saksi untuk sidang perkara tersebut yakni:
1. Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) periode 2016-2019 Ignasius Jonan
2. Wakil Menteri ESDM periode 2016-2019 Arcandra Tahar
3. Direktur Utama PT Pertamina periode 2018-2024 Nicke Widyawati
4. Komisaris Utama periode 2019-2024 Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok
5. Senior Manager Management Reporting PT Kilang Pertamina International Luvita Yuni.
6. Rayendra
7. Ufo Budianto
8. Prima Panggabean
9. Rusdi Rahmani
Sebagai informasi, terdapat sebanyak sembilan terdakwa yang ditetapkan dalam kasus ini, termasuk anak Mohammad Riza Chalid yakni Muhammad Kerry Adrianto Riza. Berikut daftar 9 terdakwa kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah dan produk kilang pada Pertamina subholding dan KKKS periode 2018-2023.
1. Riva Siahaan selaku Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga.
2. Sani Dinar Saifuddin selaku Direktur Feedstock and Product Optimization PT Kilang Pertamina Internasional.
3. Yoki Firnandi selaku Direktur Utama PT Pertamina Internasional Shipping.
4. Agus Purwono selaku VP Feedstock Management PT Kilang Pertamina International.
5. Muhammad Kerry Adrianto Riza selaku Beneficially Owner PT Navigator Khatulistiwa.
6. Dimas Werhaspati selaku Komisaris PT Navigator Khatulistiwa dan Komisaris PT. Jenggala Maritim.
7. Gading Ramadhan Joedo selaku Komisaris PT Jengga Maritim dan Direktur PT Orbit Terminal Merak.
8. Maya Kusmaya selaku Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga PT Pertamina Patra Niaga.
9. Edward Corne selaku VP Trading Produk Pertamina Patra Niaga.
[Gambas:Video CNBC]