MARKET DATA
Internasional

Dor! Kelompok Bersenjata Tembak Pertandingan Sepak Bola, 11 Tewas

sef,  CNBC Indonesia
26 January 2026 22:50
Polisi anti huru hara dikerahkan setelah para penggemar yang kecewa melemparkan kursi ke lapangan usai bintang sepak bola Argentina Lionel Messi meninggalkan stadion saat tur kilatnya ke India, di Vivekananda Yuva Bharati Krirangan, Kolkata, India, 13 Desember 2025. (REUTERS/Sahiba Chawdhary)
Foto: Ilustrasi (REUTERS/Sahiba Chawdhary)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kelompok orang dengan senjata dilaporkan menyerang sebuah arena pertandingan sepak bola di Meksiko bagian tengah, Minggu. Setidaknya 11 orang tewas dan belasan lainnya luka-luka.

Mengutip AFP, Senin (26/1/2026), kejadian berlangsung di Salamanca, sebuah kota kecil berpenduduk 160.000 jiwa di negara bagian Guanajuato. Para penembak yang diyakini kelompok kejahatan terorganisir melepaskan tembakan membabi-buta baik ke arah penonton.

Secara rinci, sebanyak 10 orang tewas di lokasi kejadian sementara satu orang di rumah sakit. Sementara 12 orang terluka, termasuk seorang wanita dan seorang anak.

Wali kota setempat, Cesar Prieto mendesak pemerintah nasional untuk membantu memulihkan perdamaian, ketenangan, dan keamanan di wilayahnya. Ia menyalahkan kekerasan tersebut pada kelompok-kelompok kejahatan terorganisir.

"Kita sedang melewati masa yang genting, sebuah krisis sosial yang serius. Ada kelompok-kelompok kriminal yang mencoba menundukkan pihak berwenang," katanya.

Sementara itu, di kota yang sama, secara terpisah empat kantong berisi sisa-sisa tubuh manusia ditemukan pada Sabtu malam. Dilaporkan pula di dua komunitas terdekat, enam orang tewas pada hari yang sama.

Ancaman juga terjadi Minggu lalu. Laporan adanya bom di kilang minyak milik perusahaan minyak negara Pemex di Salamanca mengguncang warga setempat.

Perlu diketahui Guanajuato di Meksiko tengah adalah pusat industri yang berkembang dan rumah bagi beberapa tujuan wisata populer. Tetapi wilayah itu menjadi negara bagian paling mematikan karena perang wilayah antar gengster yang terjadi.

Sebagian besar kekerasan di Guanajuato terkait dengan konflik antara geng Santa Rosa de Lima, yang terlibat dalam pencurian minyak, dan kartel narkoba Jalisco New Generation, salah satu yang paling kuat di negara Amerika Latin tersebut. Perburuan besar-besaran sedang berlangsung untuk para pelaku penembakan.

Di sisi lain, Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum mengatakan tingkat pembunuhan di Meksiko pada tahun 2025 turun ke level terendah dalam satu dekade sebagai hasil dari strategi keamanan nasional pemerintahannya. Para ahli tidak yakin dengan angka-angka tersebut.

Kekerasan kriminal sebagian besar terkait dengan perdagangan narkoba telah merenggut lebih dari 480.000 nyawa di Meksiko sejak dimulainya penindakan terhadap kartel pada tahun 2006. Lebih dari 120.000 orang lainnya hilang, di mana banyak yang direkrut secara paksa oleh kartel atau diculik.

(sef/sef)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Australia Buru Pembunuh Polisi, Tawarkan Hadiah Rp10,66 Miliar


Most Popular
Features