Tetangga Kaya RI Siaga Petaka, Warga Diberi Peringatan
Jakarta, CNBC Indonesia - Australia mengeluarkan peringatan ke seluruh negeri. Hal ini terkait serangan gelombang panas di sebagian besar wilayah negara itu, saat jutaan orang merayakan Hari Australia, Senin (26/1/2026).
Badan meteorologi telah memberi warning bahwa suhu bisa mencapai sekitar 40 derajat Celcius, khususnya di Victoria dan South Australia. Perlu diketahui, pada Minggu, Australia Selatan sendiri sempat mencatat suhu setinggi 48,5 C.
"Beberapa perayaan hari nasional pada hari Senin telah dibatalkan karena alasan keselamatan," tulis laman BBC International.
"Di Adelaide (ibu kota dan kota terbesar South Australia), parade dan pertunjukan cahaya Hari Australia telah dibatalkan karena perkiraan cuaca panas ekstrem," tambahnya.
"Meskipun ini sangat mengecewakan bagi masyarakat, para penampil, dan mitra, keselamatan dan kesejahteraan masyarakat harus diutamakan," kata penyelenggara.
Hari Australia memang jatuh pada 26 Januari. Ini merupakan hari peringatan pendaratan Armada Pertama Inggris pada tahun 1788, yang memulai era kolonisasi.
Namun bagi banyak penduduk asli Australia, peristiwa ini merupakan pengingat akan kehancuran budaya mereka di bawah jajahan Eropa. Sebagian menyebut peristiwa ini sebagai "Hari Invasi".
Sementara Victoria dan South Australia, peringatan gelombang panas juga telah dikeluarkan di New South Wales, Queensland, Tasmania, Wilayah Utara, dan Wilayah Ibu Kota Australia. Peringatan berlaku hingga Rabu datang.
"Kami belum pernah melihat kondisi gelombang panas seperti ini di Victoria selama hampir 20 tahun," kata komisaris manajemen darurat Victoria, Tim Wiebusch, kepada ABC.
"Pada tahun 2009, sebelum kebakaran hutan, kita melihat kondisi yang sama, jadi kami mengingatkan semua warga Victoria bahwa ini adalah kondisi cuaca yang sangat serius," tambahnya.
Kebakaran Ekstrem
Senin ini, Biro Meteorologi Australia juga memperingatkan tentang "bahaya kebakaran ekstrem" di beberapa bagian South Australia dan sebagian besar wilayah barat daya Victoria. Ini akibat cuaca yang sangat panas dan kering, dikombinasikan dengan angin sedang hingga kencang.
Petugas pemadam kebakaran di Victoria sedang berupaya memerangi beberapa kebakaran di seluruh negara bagian, yang telah menyebabkan evakuasi dan mengancam properti. Panas juga memengaruhi Australian Open di Melbourne Park.
(sef/sef)