FOTO Internasional

Potret Operasi Gabungan Filipina-China Temukan Awak Kapal Kargo "Maut"

Reuters, CNBC Indonesia
Senin, 26/01/2026 14:35 WIB

Penjaga Pantai Filipina menerima 15 awak selamat dan dua jenazah kru M/V Devon Bay dari Penjaga Pantai China, Minggu (25/1/2026), empat awak masih hilang.

1/5 Personel Penjaga Pantai Filipina membawa kantong jenazah berisi sisa-sisa anggota kru yang tewas dalam tenggelamnya kapal kargo M/V Devon Bay, di Pelabuhan Manila, Filipina, 26 Januari 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Personel Penjaga Pantai Filipina mengevakuasi kantong jenazah berisi sisa-sisa kru kapal kargo M/V Devon Bay yang tenggelam di Pelabuhan Manila, Filipina, Senin (26/1/2026). Operasi pencarian mulai menunjukkan perkembangan setelah Penjaga Pantai Filipina menerima belasan awak yang selamat melalui proses serah terima dengan Penjaga Pantai China. (REUTERS/Eloisa Lopez)

2/5 Personel Penjaga Pantai Filipina membawa kantong jenazah berisi sisa-sisa anggota kru yang tewas dalam tenggelamnya kapal kargo M/V Devon Bay, di Pelabuhan Manila, Filipina, 26 Januari 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

PCG pada minggu mengonfirmasi telah menerima 15 awak kapal selamat serta dua jenazah kru dalam operasi penyerahan yang dilakukan sekitar 168 mil laut di sebelah barat Tambobong, Pangasinan. Para kru berkewarganegaraan Filipina itu dievakuasi dari kapal China ke kapal PCG menggunakan rigid-hull inflatable boats, menyusul kondisi gelombang laut yang besar di lokasi kejadian. (REUTERS/Eloisa Lopez)

3/5 Personel Penjaga Pantai Filipina membawa kantong jenazah berisi sisa-sisa anggota kru yang tewas dalam tenggelamnya kapal kargo M/V Devon Bay, di Pelabuhan Manila, Filipina, 26 Januari 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Dua jenazah awak kapal yang diserahkan akan menjalani penanganan lebih lanjut sesuai prosedur yang berlaku. PCG menyatakan proses disposisi jenazah dilakukan dengan koordinasi erat bersama otoritas terkait serta keluarga korban, sebagaimana dilansir Philippine News Agency. (CHINA COAST GUARD/Handout via REUTERS)

4/5 Personel Penjaga Pantai Filipina membawa kantong jenazah berisi sisa-sisa anggota kru yang tewas dalam tenggelamnya kapal kargo M/V Devon Bay, di Pelabuhan Manila, Filipina, 26 Januari 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Juru bicara PCG, Kapten Noemie Cayabyab, menyampaikan apresiasi kepada pihak China atas kerja sama dalam proses evakuasi tersebut. Ia menegaskan bantuan kemanusiaan dari CCG berperan penting dalam memastikan keselamatan jiwa di laut. (REUTERS/Eloisa Lopez)

5/5 Personel Penjaga Pantai Filipina membawa kantong jenazah berisi sisa-sisa anggota kru yang tewas dalam tenggelamnya kapal kargo M/V Devon Bay, di Pelabuhan Manila, Filipina, 26 Januari 2026. (REUTERS/Eloisa Lopez)

Meski sebagian kru telah ditemukan, operasi pencarian masih terus berlangsung. Hingga kini, empat awak kapal Filipina masih dinyatakan hilang. PCG mengerahkan kapal BRP Cape San Agustin (MRRV-4408) serta pesawat PCG Islander untuk melanjutkan operasi pencarian di sekitar lokasi kecelakaan kapal berbendera Singapura itu, yang terbalik pada 23 Januari saat berlayar dari Guatalac, Zamboanga del Sur, menuju Yangjiang, China. (CHINA COAST GUARD/Handout via REUTERS)