Oknum Hamas Ditangkap di Bandara Berlin, Bawa 300 Butir Amunisi

Mentari Puspadini, CNBC Indonesia
Minggu, 25/01/2026 21:15 WIB
Foto: Ilustrasi Tentara Israel (AP Photo/Tsafrir Abayov)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kepolisian Jerman menangkap seorang warga negara Lebanon yang diduga merupakan anggota Hamas dan terlibat dalam perencanaan serangan di Eropa. Pria yang diidentifikasi sebagai "Mohammad S" itu ditangkap di Bandara Brandenburg, Berlin, usai tiba dari Beirut pada Jumat malam.

Melansir BBC, Jaksa federal menyatakan pada Agustus 2025, Mohammad S diduga membantu pengadaan sekitar 300 butir amunisi dan terlibat dalam rencana penyerangan terhadap institusi Yahudi dan Israel. Saat ini, ia akan dibawa ke hadapan hakim federal untuk menentukan status penahanan praperadilannya.

Hamas dikategorikan sebagai organisasi teroris oleh Amerika Serikat, Inggris, Israel, dan sejumlah negara lainnya. Kelompok militan Palestina tersebut melakukan serangan ke Israel pada Oktober 2023 yang menewaskan sekitar 1.200 orang dan menyandera lebih dari 250 orang.


Sejak serangan tersebut, lebih dari 70.000 warga Palestina dilaporkan tewas akibat aksi militer Israel, menurut kementerian kesehatan Gaza yang dikelola Hamas. Konflik berkepanjangan ini turut meningkatkan kewaspadaan negara-negara Eropa terhadap potensi ancaman keamanan.

Otoritas Jerman menyebut Mohammad S berkolusi dengan Abed Al G, salah satu dari tiga tersangka anggota Hamas yang ditangkap pada Oktober lalu. Ketiganya diduga merencanakan serangan terhadap institusi Yahudi dan Israel serta ditangkap saat bertemu untuk serah terima senjata di Berlin.

Dari tiga tersangka tersebut, dua merupakan warga negara Jerman dan satu lainnya berkewarganegaraan Lebanon. Seiring penangkapan itu, polisi juga melakukan penggeledahan di Leipzig dan Oberhausen, sebagaimana dilaporkan Der Spiegel.

Secara terpisah, pada November lalu, otoritas Jerman juga menangkap tersangka anggota Hamas lainnya yang berkewarganegaraan Lebanon. Penangkapan tersebut dilakukan di dekat perbatasan Jerman dengan Republik Ceko sebagai bagian dari pengamanan berkelanjutan.


(hsy/hsy)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Israel Bombardir Lebanon, Targetkan Infrastruktur Hizbullah