Energy Corner

Video: Ambisi Ahmad Yani Pacu Pengembangan Panas Bumi PGE Menuju 1 GW

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Senin, 26/01/2026 11:01 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Grha Pertamina, Jakarta, pada Senin (20/1/2026), Ahmad Yani resmi ditunjuk sebagai Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE sebagai bagian dari langkah strategis untuk memastikan arah bisnis tetap berjalan seiring dengan target yang telah ditetapkan.

Ahmad Yani memastikan komitmen PGE dalam pengembangan energi panas bumi di 2026 sebagai bagian dari upaya mendukung transisi energi RI menuju Net Zero Emission 2060.

Di awal tahun 2026 menjadi waktu yang penting untuk melanjutkan upaya mempercepat eksekusi proyek dan target panas bumi, menjaga keandalan operasi sekaligus memastikan pertumbuhan bisnis Energi Baru dan Terbarukan (EBT) yang sehat dan terukur.

Industri EBT diharapkan mampu menopang pertumbuhan ekonomi RI menuju target 8% dan swasembada energi sehingga menjadi peluang bagi PGE untuk memanfaatkan potensi panas bumi RI. PGE menargetkan tahun 2026 sebagai momentum untuk mempercepat akselerasi kapasitas EBT sektor geothermal dengan kinerja operasional dengan produksi yang maksimal hingga tembus "All Time High" tanpa ada catatan "fatality accident"

Ahmad Yani mengungkapkan strategi penguatan tata kelola operasi, transformasi digital dan peningkatan operasional dan penguatan kolaborasi. Setelah mampu mencapai semua harget bisnis 2025 Lalu seperti apa rencana pengembangan bisnis PGE 2026 menuju trget kapasitas 1 Gigawatt?

Seperti apa strategi pengembangan bisnis geothermal PGE? Selengkapnya simak ulasan Syarifah Rahma dengan Direktur Utama PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGEO) atau PGE, Ahmad Yani dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Senin, 26/01/2026)