Bos OJK Bocorkan Isi Rapat KSSK Sore Ini

Zahwa Madjid, CNBC Indonesia
Jumat, 23/01/2026 17:33 WIB
Foto: Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar menyampaikan paparan dalam acara Financial Forum 2025 di Jakarta, Rabu (3/12/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa beserta pimpinan Bank Indonesia (BI), Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaksanakan rapat berkala Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) sore ini di kantor Kementerian Keuangan pada Jumat (23/1/2026).

Dari pantauan CNBC, rapat ini berlangsung selama kurang lebih dua jam sejak pukul 14.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB.


Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Mahendra Siregar mengungkapkan bahwa rapat KSSK kali ini difokuskan pada koordinasi dan laporan perkembangan terkini kondisi ekonomi dan sektor keuangan.

"Semua secara umum. Jadi enggak, enggak ada isu spesifik tapi lebih menyeluruh aja di masing-masing, dari fiskal, moneter, lalu kemudian kami sektor keuangan," ujar Mahendra kepada pewarta di gedung Djuanda I Kementerian Keuangan, Jakarta Pusat, Jumat (23/1/2026).

Selain itu, Mahendra menjelaskan isu stabilisasi rupiah telah dibahas dalam KSSK. Namun, Mahendra menekankan bahwa peran utama dalam menjaga stabilitas nilai tukar rupiah berada di tangan Bank Indonesia sebagai otoritas moneter.

"Ya dibahas dan langkah-langkah sinergis yang perlu dilakukan dan terutama di depan tentunya adalah Bank Indonesia sendiri," ujar Mahendra.

Terkait adanya arahan dari komite KSSK kepada Bank Indonesia, Mahendra mengungkapkan tidak ada yang bersifat spesifik. Menurutnya, kebijakan yang selama ini dijalankan oleh BI sudah berada di jalur yang tepat.

"Tidak ada yang spesifik terkait dengan apa, hal baru dalam hal itu, tapi lebih mengoptimalkan apa yang dilakukan oleh Bank Indonesia," tegasnya.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Protes Meluas, Tekanan Ekonomi Guncang Iran