Diskon Tiket Pesawat Ada yang Sampai Februari, JKT-Jogja Rp 600 Ribuan
Jakarta, CNBC Indonesia - Mahalnya harga tiket pesawat di Indonesia menjadi sorotan belakangan ini, termasuk jadi perhatian besar Kementerian Perhubungan. Presiden Prabowo Subianto sudah memberikan diskon tarif tiket pada momen Natal dan Tahun Baru (Nataru) mulai 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026, saat ini sudah berakhir.
Namun di tengah kondisi tersebut, ada maskapai yang memberikan diskon tiket untuk penerbangan di 1-28 Februari 2026. Diskon tersebut berlaku untuk berbagai rute penerbangan Pelita Air yang ada di Indonesia dengan nilai diskon sebesar 56%.
Sebagai contoh penerbangan Jakarta - Yogyakarta dari harga normal Rp1.104.000 menjadi mulai dari Rp630.083, lalu Jakarta - Bali dengan harga normal Rp1,744,000 menjadi mulai dari Rp944.163, hingga penerbangan jauh Jakarta-Makassar dari Rp2.184.000 menjadi mulai Rp1.160.497.
Jakarta - Palembang dengan harga normal RP1.100.000 menjadi mulai Rp628.323, lalu Jakarta - Surabaya dari normal Rp1.455.000 menjadi mulai dari Rp802.443, sedangkan Jakarta Pontianak dari Rp1.591.000 menjadi mulai Rp869.003.
"Program harga spesial ini kami hadirkan sebagai bentuk terima kasih kepada masyarakat yang telah mempercayai Pelita Air sebagai pilihan perjalanan udara," Direktur Utama Pelita Air Dendy Kurniawan dalam keterangannya, Jumat (23/1/2026).
Sebagai catatan, diskon berlaku dengan pembelian melalui website & aplikasi maskapai tersebut. Adapun pembelian juga hanya berlaku pada satu hari yakni 24 Januari 2025.
"Memasuki usia ke-56, Pelita Air terus berkomitmen untuk menghadirkan layanan penerbangan yang mengutamakan keselamatan, kenyamanan, serta nilai tambah bagi pelanggan," kata Dendy.
Sedangkan dari program diskon tiket pemerintah Nataru lalu, Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhi melaporkan harga tiket pesawat selama masa angkutan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru) mengalami penurunan rata-rata hingga 24%.
Dudy menjelaskan, penurunan itu terjadi seiring penerapan kebijakan diskon tiket pesawat yang mulai berlaku untuk pembelian sejak 22 Oktober 2025. Adapun periode penerbangannya ditetapkan pada 22 Desember 2025 hingga 10 Januari 2026.
"Sementara berdasarkan pemantauan pada periode tersebut, penurunan harga tiket harian tercatat berada pada rentang 15% hingga 19% dibandingkan rata-rata tarif sebelum diskon," kata Dudy dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Selasa (20/1/2026).
(hoi/hoi)