Serbu! Provinsi di Jepang Ini Butuh Banyak Pekerja Indonesia
Jakarta, CNBC Indonesia - Kabar baik bagi para pencari kerja yang sedang mencari kerja, terutama di Jepang, di mana Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI) mendukung adanya peluang kerja di Jepang bagi para pekerja migran profesional.
Adapun dukungan ini dilakukan melalui kerja sama antara Kementerian P2MI dengan pemerintah Prefektur Kagawa Jepang terkait peluang kerja di daerah tersebut. Kerja sama ini resmi dilakukan setelah kedua belah pihak menandatangani nota kesepahaman (MoU) di kantor Kementerian P2MI, Jumat (23/1/2026).
Menteri P2MI Mukhtarudin mengatakan kerja sama ini merupakan langkah Kementerian P2MI untuk mendukung upaya Presiden Prabowo yang akan mengirim 500.000 pekerja migran terampil ke pasar global pada 2026, termasuk diantaranya Jepang.
"Melalui kerja sama ini, kami mendukung upaya Presiden Prabowo dalam program quick win sebanyak 500.000 penempatan pekerja migran profesional ke seluruh dunia, khususnya ke negara-negara yang sudah ditetapkan sebagai negara penempatan," kata Mukhtarudin dalam konferensi persnya di kantor Kementerian P2MI, Jumat (23/1/2026).
Mukhtarudin menambahkan, ada sekitar 2.951 orang yang bekerja di Prefektur Kagawa di sektor manufaktur, konstruksi, pertanian, kesehatan, dan akomodasi. Bahkan, jumlahnya berpotensi makin bertambah.
"Ada sekitar 2.951 orang yang saat ini bekerja di sana (Kagawa) dan jumlah ini diperkirakan akan terus meningkat, seiring dengan tingginya permintaan tenaga kerja dari Indonesia," jelasnya.
Nantinya, pekerja migran Indonesia yang sudah bekerja di Prefektur Kanagawa dan yang akan bekerja di wilayah tersebut akan mendapatkan berbagai pelatihan mulai dari pelatihan bahasa Jepang, pengenalan budaya kerja di Jepang, ujian sertifikasi keterampilan, dan promosi peluang kerja di Kanagawa.
Tak hanya itu saja, dukungan lain yang diberikan antara lain fasilitasi tenaga pengajar bahasa dan budaya Jepang dan buku teks untuk peserta peningkatan 1 kapasitas bahasa Jepang.
"Kerja sama ini diharapkan dapat mendukung program peningkatan kapasitas untuk calon pekerja migran Indonesia, agar selaras dengan kompetensi yang diperlukan oleh Prefektur Kagawa, serta meningkatkan jumlah penempatan pekerja migran Indonesia terampil di Jepang," ujarnya.
(chd/wur)