Di WEF Davos, Prabowo Bilang Danantara Terbuka Bagi Talenta Global

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 22/01/2026 21:32 WIB
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan pidato kunci (keynote speech) dalam World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada Kamis, (22/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/Badan Komunikasi Pemerintah RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto mengungkapkan kiprah Badan Pelaksana Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) yang baru dibentuk pada awal kepemerintahannya.

Dalam sambutan di World Economic Forum Annual Meeting 2026 di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026), Prabowo menuturkan Danantara dibentuk untuk membiayai dan menopang masa depan industri di Indonesia.


"Kami bertekad untuk mengindustrialisasi negara kami dengan cara yang signifikan. Industri-industri masa depan harus dieksekusi dengan baik dan bijak," tegasnya.

Untuk itu, dia menuturkan pemerintah bertekad mencari orang-orang hebat untuk menjadi pemimpin dan eksekutif dari Danantara. Dia pun mengungkapkan Danantara Indonesia kini mengelola 1.044 perusahaan milik negara.

Adapun, jumlah Badan Usaha Milik Negara atau BUMN ini ke depannya akan ditekan hingga menjadi sekitar 300 perusahaan saja. Tidak hanya itu, Prabowo pun mengaku mengizinkan Danantara untuk merekrut ekspatriat atau warga negara asing untuk memimpin perusahaan-perusahaan di bawah Danantara.

"Kami ingin orang terbaik dan pikiran yang terbaik di dunia," tegas Prabowo.


(haa/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Minta Bos Danantara Benahi Tata Kelola BUMN