Mensesneg Soal Banjir Jakarta: Kami Menyampaikan Permohonan Maaf

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Kamis, 22/01/2026 16:52 WIB
Foto: Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026). (CNBC Indonesia/Emir Yanwardhana)

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi mengungkapkan rasa prihatin atas peristiwa banjir yang terjadi di beberapa titik di Jakarta. Hal tersebut juga menjadi atensi Presiden Prabowo Subianto yang kini sedang berada di Davos, Swiss.



Prasetyo mengatakan, curah hujan yang cukup tinggi dalam dua hari terakhir ini menyebabkan terjadinya genangan air di beberapa ruas jalan di ibu kota.

"Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat yang terdampak dan kami telah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait ya," kata Prasetyo kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

Pihak-pihak terkait yang dimaksud seperti Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Badan Nasional Penanggulangan Bencana, dan Badan Meteorologi dan Klimatologi, dan Geofisika. Selain itu modifikasi cuaca juga sudah dilakukan di wilayah Jabodetabek.

"Dengan harapan bisa mengurangi tingginya curah hujan yang memang ini memasuki puncak curah hujan sampai akhir bulan Januari berdasarkan data dari BMKG," kata Prasetyo.

Lebih lanjut, menurut Prasetyo, Prabowo selalu memonitor kondisi cuaca dan peristiwa yang terjadi di dalam negeri. Lebih lanjut, kepala negara juga memberikan petunjuk dan arahan atas kondisi yang terjadi.

"Bapak presiden memerintahkan kepada kami untuk secepat-cepatnya membentuk tim kajian untuk mencoba menganalisis kemudian membuat grand design penyelesaian masalah yang berkenaan dengan air, pengelolaan air terutama khususnya di pulau Jawa," kata Prasetyo.

Selain itu, Prabowo juga untuk meminta koordinasi dengan berbagai pihak seperti PT KAI (Persero), karena ada genangan baru yang muncul di jalur lintasan kereta api. Pun dengan Badan Otorita Pengelola Pantai Utara Jawa selaku pihak yang akan membangun dan mengelola Giant Sea Wall.



(miq/miq)
Saksikan video di bawah ini:

Video: Prabowo Koreksi Desain dan Fungsi IKN, ini alasannya