ESDM Pasang Target Lifting Minyak 610 Ribu Barel di 2026
Jakarta, CNBC Indonesia - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menargetkan produksi minyak siap jual alias lifting pada 2026 sebesar 610.000 barel per hari (bph). Adapun, guna mencapai target tersebut berbagai upaya akan dilakukan.
Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM Laode Sulaeman mengungkapkan pihaknya menyiapkan sejumlah strategi untuk mengejar target lifting minyak pada tahun ini.
"Biar mencapai 610 ribu bph. Upaya-upaya kita tahun kemarin. Terus kita lanjutkan," kata Laode ditemui di Kementerian ESDM, Rabu (21/1/2026).
Menurut Laode, target lifting minyak pada 2025 dipatok di level 605.000 bph, dan pada 2026 meningkat menjadi 610.000 bph. Karena itu, guna mencapai target 2026, pemerintah melanjutkan berbagai upaya yang telah dijalankan pada tahun sebelumnya.
Misalnya, proyek enhanced oil recovery (EOR) yang sudah dimulai akan dilanjutkan kembali di beberapa lokasi. Selain EOR, Kementerian ESDM juga mengandalkan kontribusi sumur minyak masyarakat yang telah mulai beroperasi.
"Kemudian ada EOR juga sudah dimulai. Nah ini kita mau lakukan lagi di beberapa lokasi. Kemudian sumur masyarakat sudah dimulai. Kita upayakan akan nambah lagi," ujarnya
(pgr/pgr)[Gambas:Video CNBC]