Geely EX2 Rilis di RI-Laku Keras, Harga Berubah Usai Dibeli 2.000 Unit
Jakarta, CNBC Indonesia - Pabrikan otomotif asal China, Geely, resmi meramaikan pasar mobil listrik nasional dengan meluncurkan Geely EX2, sebuah hatchback listrik kompak yang diposisikan untuk segmen urban dengan harga di bawah Rp300 juta.
EX2 ditawarkan dalam dua varian, yakni EX2 Pro dan EX2 Max. Untuk tahap awal, Geely memberikan harga khusus bagi 2.000 konsumen pertama. Varian Pro dilepas Rp229,9 juta, sementara EX2 Max dibanderol Rp259,9 juta. Setelah kuota tersebut habis, harga normalnya naik menjadi sekitar Rp255 juta untuk Pro dan sekitar Rp30 juta lebih mahal untuk Max.
"Geely EX2 menjadi mobil terlaris nomor satu di China, dengan lebih dari 465.000 unit terjual. Di Indonesia, respons pasar juga sangat positif, tercermin dari capaian lebih dari 1.500 nit pre-booking. Kesuksesan ini mendorong kami untuk memperluas kehadiran Geely EX2 ke lebih dari 100 negara di seluruh dunia. Setiap pasar menerima perhatian khusus dalam pengembangan produk, termasuk Indonesia," kata Vice President of Geely Automobile International CorporationĀ Evin Ye dalam keterangannya, Rabu (21/1/2026).
Secara ukuran, dimensi EX2 ringkas namun proporsional untuk penggunaan di perkotaan, dengan panjang 4.135 mm, lebar 1.805 mm, tinggi 1.580 mm, dan jarak sumbu roda 2.650 mm. Dengan konfigurasi tersebut, Geely membidik konsumen yang menginginkan kendaraan listrik praktis namun tetap lapang untuk penggunaan harian.
Dari sisi dapur pacu, kedua varian EX2 sama-sama menggunakan baterai jenis lithium iron phosphate (LFP), meski dengan kapasitas yang berbeda. EX2 Pro dibekali baterai 40,16 kWh yang diklaim mampu menempuh jarak hingga 410 km berdasarkan standar CLTC. Sementara itu, EX2 Max membawa baterai 30,12 kWh dengan jarak tempuh sekitar 310 km CLTC.
Geely mengklaim respons pasar terhadap EX2 cukup positif. Sejak periode pre-booking dibuka pada November tahun lalu, model ini disebut telah mengantongi lebih dari 1.500 pemesanan.
Geely juga menegaskan keseriusannya menggarap pasar Indonesia melalui produksi lokal. EX2 dirakit di fasilitas PT Handal Indonesia Motor di Purwakarta, Jawa Barat, bersama dua model lainnya, yakni Geely EX5 dan Starray EM-i. Kapasitas produksi pabrik tersebut saat ini mencapai 60 unit kendaraan per hari.
Komitmen lokalisasi ini juga dibarengi dengan target peningkatan kandungan lokal. Geely mengklaim berupaya untuk menjadi pemain Tiongkok dengan tingkat komponen dalam negeri tertinggi di Tanah Air.
"Tahun ini, kami terus memperkuat komitmen tersebut melalui peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) hingga 60% untuk produk yang telah dirakit lokal. Kami menargetkan Geely menjadi brand otomotif Tiongkok dengan TKDN tertinggi di pasar Indonesia," ujar Evin Ye.
(dce)