Suasana aktivitas penjualan daging sapi di Pasar Tebet Barat, Jakarta, Rabu (21/1/2026). (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kurang dari satu bulan menjelang bulan Ramadan harga daging sapi di Pasar Tebet Barat tembus mencapai Rp 160ribu/Kg. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Menurut pedagang harga daging sapi Rp 160ribu/Kg telah berlangsung sejak satu minggu jelang perayaan tahun baru. Mahalnya harga daging sapi tersebut dikeluhkan oleh para pedagang di Pasar Tebet. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sementara jika mengutip dari infopangan.jakarta.go.id, harga rata-rata daging sapi di Jakarta adalah Rp 140ribu/Kg atau lebih murah Rp 20ribu/Kg. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Salah satu pedagang mengatakan bahwa tingginya harga daging sapi memberikan tekanan kepada mereka. Oleh karena itu, para pedagang daging sapi di Jabodetabek sepakat mogok jualan pada Kamis, 22 Januari 2026 hingga Sabtu, 24 Januari 2026. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
"Besok juga bakal ada demo menuntut langkah konkrit pemerintah untuk menstabilkan harga daging sapi," kata salah satu pedagang tersebut sambil menunjukkan surat edaran kepada CNBC Indonesia. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Kenaikan harga daging sapi di pasaran terjadi lantaran adanya pengurangan kuota impor daging sapi reguler. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)
Sebelumnya, Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha dan Distributor Daging Indonesia (APDDI) Teguh Boediyana menyebut, kuota impor daging sapi reguler yang hanya diberikan sebesar 30.000 ton untuk lebih dari 100 perusahaan importir sebagai kebijakan yang tidak masuk akal. Angka tersebut hanya sekitar 16% dibandingkan kuota tahun lalu yang mencapai 180.000 ton. (CNBC Indonesia/Faisal Rahman)