Jadi Calon Deputi Gubernur BI, Thomas Djiwandono Mundur dari Gerindra

Emir Yanwardhana, CNBC Indonesia
Selasa, 20/01/2026 21:45 WIB
Foto: Wakil Menteri Keuangan Indonesia Thomas Djiwandono dalam memberi pemaparan APBN Kita di Kantor kementerian Keuangan, Jakarta, Senin, (22/9/2025). (CNBC Indonesia/Muhammad Sabki)

Jakarta, CNBC Indonesia - Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Prasetyo Hadi buka suara mengenai keanggotaan Wakil Menteri Keuangan Thomas Djiwandono di partai. Thomas menduduki posisi bendahara umum di Partai Gerindra.

Diketahui Thomas tengah dicalonkan sebagai Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI). Adapun pejabat bank sentral tidak diperbolehkan masuk ataupun menjadi anggota partai.


Prasetyo menjelaskan bahwa ketika dicalonkan Thomas sudah memenuhi persyaratan sebagai Deputi Gubernur BI. Dia pun menegaskan Thomas sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai.

"Sudah mengundurkan diri dari keanggotaan partai," kata Prasetyo Hadi, di Kompleks Istana Negara, Selasa (20/1/2026).

Menteri Sekretaris Negara juga mengakui bahwa ada alasan tertentu presiden memilih Thomas sebagai salah satu calon deputi gubernur Bank Indonesia. Meski tidak menjelaskan secara rinci.

"Ya ada alasan tertentu, kan ada beberapa nama, kenapa fokusnya ke situ," kata Prasetyo.

Sebelumnya diketahui Thomas menjadi salah satu nama yang diusulkan Prabowo sebagai pengganti Juda Agung yang mengundurkan diri dari posisi Deputi Gubernur Bank Indonesia. Selain Thomas ada dua nama lain yang diusulkan yaitu Dicky Kartikoyono dan Solikin M. Juhro.

Pada kesempatan itu, Prasetyo juga menjawab terkait kabar pertukaran posisi antara Thomas, dengan Juda Agung yang mengundurkan diri sebagai Deputi Gubernur BI. Dikabarkan Juda Agung nantinya akan mengisi posisi Wakil Menteri Keuangan jika Thomas lolos uji kelayakan di DPR RI.

"Kok tukar guling. Belum," katanya.


(emy/haa)
Saksikan video di bawah ini:

Video: DPR Respons Pencalonan Thomas sebagai Deputi Gubernur BI