MARKET DATA
Internasional

Masuk Rumah Sakit, Kesehatan Raja Salman Kembali Jadi Sorotan

tfa,  CNBC Indonesia
19 January 2026 06:05
Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping (tidak terlihat) di Istana Yamamah di Riyadh, Arab Saudi pada 08 Desember 2022. Presiden China Jinping berada di Arab Saudi untuk menghadiri KTT Negara-negara China-Arab dan Konferensi Tingkat Tinggi KTT Dewan Kerjasama Teluk-China (GCC). (File Foto - Royal Court of Saudi Arabia/Anadolu Agency via Getty Images)
Foto: Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz bertemu dengan Presiden China, Xi Jinping (tidak terlihat) di Istana Yamamah di Riyadh, Arab Saudi pada 08 Desember 2022. (File Foto - Anadolu Agency via Getty Images/Anadolu Agency)

Jakarta, CNBC Indonesia - Kesehatan Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud kembali menjadi sorotan setelah Istana Kerajaan mengumumkan bahwa sang raja sempat menjalani perawatan di rumah sakit untuk tes medis di ibu kota Riyadh.

Istana Kerajaan menyatakan Raja Salman, yang kini berusia 90 tahun, dirawat di Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal pada Jumat (17/1/2026) waktu setempat. Namun, hasil pemeriksaan medis tersebut disebut tidak mengkhawatirkan.

"Penjaga Dua Masjid Suci meninggalkan Rumah Sakit Spesialis Raja Faisal di Riyadh hari ini (Jumat) setelah menjalani tes medis yang hasilnya meyakinkan," ujar Istana Kerajaan dalam pernyataan resmi yang dikutip media pemerintah Saudi, Senin (19/1/2026).

Pengumuman ini muncul di tengah perhatian publik terhadap kondisi kesehatan Raja Salman, yang selama bertahun-tahun menjadi subjek spekulasi. Arab Saudi sendiri merupakan pengekspor minyak mentah terbesar di dunia, sehingga stabilitas kepemimpinan kerajaan kerap menjadi perhatian global.

Raja Salman telah memerintah sejak 2015. Meski demikian, sejak 2017 putranya, Mohammed bin Salman (MBS), ditunjuk sebagai Putra Mahkota dan menjalankan peran sebagai pemimpin de facto kerajaan.

Isu kesehatan sang raja jarang disampaikan secara terbuka. Namun dalam beberapa tahun terakhir, Raja Salman tercatat beberapa kali menjalani perawatan medis. Pada 2024, Istana Kerajaan mengungkapkan ia sempat menderita infeksi paru-paru dan kemudian dinyatakan pulih.

Pada Mei 2022, Raja Salman dirawat di rumah sakit selama lebih dari sepekan untuk menjalani kolonoskopi dan pemeriksaan lanjutan, disertai masa istirahat. Sebelumnya, pada Maret 2022, media pemerintah Saudi melaporkan ia menjalani "tes medis yang berhasil" sekaligus prosedur penggantian baterai alat pacu jantung.

Sementara itu, pada 2020, Raja Salman juga sempat menjalani operasi pengangkatan kantung empedu.

(tfa/tfa)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Raja Salman Cs Respons Inggris Dkk Akui Negara Palestina, Bilang Ini


Most Popular
Features