BWS Perluas Akses Installment Bisnis ke Nasabah Perusahaan
Jakarta, CNBC Indonesia - Produk dan layanan keuangan yang dihadirkan perbankan semakin bervariatif dan kompetitif. Salah satunya produk funding khusus untuk nasabah perusahaan yang dimiliki Bank asal Korea Bank Woori Saudara (BWS) yakni 'Installment BWS'. Melalui Installment BWS, nasabah perusahaan memiliki berbagai macam fleksibilitas untuk merencanakan keuangan.
Keuntungan lain yang diperoleh dari Installment BWS adalah nasabah perusahaan dapat memperoleh suku bunga tabungan yang lebih menarik dibandingkan dengan tabungan yang biasa. Selain itu, pembayaran bunga dapat dilakukan saat jatuh tempo.
Nasabah perusahaan dapat menyetorkan dana yang akan ditabung dalam bentuk rupiah maupun valas dalam kurs dolar Amerika Serikat (AS). Lewat Installment BWS, nasabah perusahaan juga dimanjakan dengan gratis biaya administrasi.
Adapun syarat dan ketentuan untuk Installment BWS adalah jangka waktu tabungan minimal 6 bulan, nominal setoran bulanan minimal Rp1.000.000 atau USD100 serta membuka rekening Tabungan Woori Saudara (IDR/USD) sebagai tabungan relasi sekaligus sebagai rekening penampungan pencairan.
Analis Mirae Asset Sekuritas, Daniel Widjaya melihat produk Installment BWS sebagai salah satu strategi funding yang menarik yang dilakukan oleh bank.
"Strateginya seperti savings tapi juga punya fitur seperti deposito. Ini bisa menjadi strategi tepat untuk menghimpun dana dari nasabah perusahaan, optimalisasi biaya dana sekaligus menjaga likuiditas bank" ungkap Daniel, dikutip Kamis, (15/1/2026).
Di tengah era suku bunga dan kebijakan moneter yang lebih akomodatif seperti sekarang ini, Daniel juga melihat bahwa bank-bank memiliki momentum untuk melakukan inovasi produk funding yang relevan dengan tetap fokus pada struktur Dana Pihak Ketiga (DPK), biaya dana dan likuiditas serta fungsi intermediasi.
"Untuk bank-bank dengan skala lebih kecil memang perlu lebih jeli dalam melakukan inovasi produk funding agar tetap kompetitif di industri dan mampu merespons dinamika persaingan serta regulasi yang ada saat ini" tambah Daniel.
Ia juga optimistis, bank-bank yang terus berinovasi dan memperkuat struktur DPK akan lebih diuntungkan dan memiliki daya saing yang baik.
[Gambas:Video CNBC]