MARKET DATA

Kuartal IV-2025 Investasi di RI Capai Rp 496,9 Triliun

Robertus Andrianto,  CNBC Indonesia
15 January 2026 14:12
Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani menyampaikan paparan dalam acara International Conference on Infrastructure/ICI 2025, di JICC, Jakarta, Kamis (12/6/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)
Foto: Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Rosan Roeslani menyampaikan paparan dalam acara International Conference on Infrastructure/ICI 2025, di JICC, Jakarta, Kamis (12/6/2025). (CNBC Indonesia/Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Investasi yang terealisasi di Indonesia pada kuartal IV-2025 mencapai Rp 496,9 triliun. Menyumbang 26,1% dari target tahun ini Rp 1.905,6 triliun.

Angka ini naik 9,7% dibanding periode yang sama tahun lalu, dan juga lebih tinggi 1,1% bila dibandingkan dengan kuartal III-2025.

"Pada kuartal IV-2025 sebesar Rp 496,6 triliun," kata Menteri Investasi dan Hilirisasi/BKPM Rosan Perkasa Roeslani saat konferensi pers di kantornya, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Dari nilai investasi yang masuk pada tiga bulan terakhir 2025 itu, mayoritas berupa penyertaan modal asing (PMA) atau FDI dengan nilai Rp 256,3 triliun, atau 51,6% dari total realisasi. Nilainya pun naik 4,3% dibanding tahun lalu.

Adapun untuk penanaman modal dalam negeri atau PMDN realisasinya senilai Rp 240,6 triliun, menyumbang 48,4% dari realisasi investasi secara keseluruhan pada kuartal IV-2025, dengan pertumbuhan 16,2%.

Sebagian besar investasi yang terealisasi pada kuartal IV-2025 masuk ke luar Jawa dengan porsi 50,2% atau senilai Rp 249,4 triliun, turun 4,2% dibanding periode yang sama tahun lalu. Sedangkan Jawa Rp 247,5 triliun atau setara 49,8% dengan pertumbuhan 28,7% yoy.

Total investasi yang masuk pada periode akhir tahun lalu itu mampu membuka lapangan kerja baru bagi 754.186 orang. Serapan tenaga kerja baru itu naik 29,8% dibanding periode yang sama tahun lalu.

(arj/mij)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kementerian Investasi Minta Anggaran Rp 1,9 T Dikasih Cuma Rp 775 M


Most Popular
Features