Video

Video: Saingi Vietnam Cs, RI Bersolek Tarik Investasi di Asia Pasifik

CNBC Indonesia TV, CNBC Indonesia
Selasa, 13/01/2026 17:15 WIB
Jakarta, CNBC Indonesia

Jakarta, CNBC Indonesia- Prospek pertubuhan ekonomi kawasan yang masih sangat kuat menjadi daya tarik bagi negara-negara Asia Pasifik termasuk Indonesia untuk menggaet investasi global di tengah ketidakpastian ekonomi global.

Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru & Pasifik Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Saribua Siahaan menyebutkan realisasi investasi Indonesia sepanjang Q3-2025 yang mencapai Rp 1.434,3 Triliun menjadi cermin daya tarik Indonesia dalam menarik investasi dari dalam dan luar negeri.

Indonesia memiliki kekayaan sumber daya alam yang melimpah dengan penduduk besar menjadi daya tarik investasi RI. Selain itu perkembangan masyarakat kelas menengah dan konsumsi domestik yang kuat serta stabilitas yang kuat turut menopang investasi RI.

Kemudahan regulasi dan perizinan serta pengembangan kawasan industri khusus yang terus diperbaiki menjadi faktor penting bagi investor untuk masuk ke RI. Meski demikian, masih terdapat tantangan terkait kepastian sejumlah regulasi dan persoalan lahan yang harus diselesaikan untuk menarik investasi.

Di sisi lain Indonesia membutuhkan upaya untuk menarik investasi raksasa teknologi sehingga Indonesia tidak hanya menjadi pasar teknologi mulai dari data center hingga smartphone. Lalu seperti apa upaya Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM mendorong daya investasi RI di Asia Pasifik? Selengkapnya simak dialog Maria Katarina dengan Direktur Promosi Wilayah Asia Tenggara, Australia, Selandia Baru & Pasifik Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Saribua Siahaan dalam Closing Bell, CNBC Indonesia (Selasa, 13/01/2026)