MARKET DATA

Prabowo Blak-blakan Ada Oknum Serakah-Sengaja "Atur" Impor Minyak

Firda Dwi Muliawati,  CNBC Indonesia
12 January 2026 20:05
Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)
Foto: Presiden Prabowo Subianto saat menyampaikan sambutan dalam Peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/1/2026). (Tangkapan Layar Youtube/KementerianESDM)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden RI Prabowo Subianto menemukan adanya praktik culas para oknum saat melakukan impor, khususnya impor Bahan Bakar Minyak (BBM). Oknum tersebut dinilai sengaja mengatur skema impor energi untuk memperkaya diri sendiri di atas penderitaan rakyat.

Prabowo terheran terhadap perilaku segelintir orang pintar di Indonesia yang justru menggunakan kepintarannya untuk merugikan negara. Menurutnya, kelompok tersebut memiliki sifat serakah karena lebih memilih Indonesia bergantung impor daripada mengoptimalkan potensi dalam negeri.

"Ada pihak-pihak saya tidak mengerti, orang-orang Indonesia yang pinter-pinter, pinter tapi serakah mengatur mau impor dari luar," ungkap Prabowo dalam acara peresmian Infrastruktur Energi Terintegrasi Pertamina RDMP Balikpapan, Kalimantan Timur, Senin (12/01/2026).

Dia membeberkan, modus operandi yang kerap dilakukan oleh para 'pemain' di sektor energi tersebut yaitu dengan sengaja memainkan skema impor yang diatur sedemikian rupa agar oknum-oknum tersebut bisa memanipulasi harga. Para oknum itu mengutip keuntungan dari selisih harga tersebut.

"Dengan impor luar, dia manipulasi harga dan dia kutip, sehingga ada pihak segelintir orang yang kaya raya di atas penderitaan rakyat," tegasnya.

Melihat kondisi tersebut, Prabowo menegaskan komitmennya untuk melakukan pembenahan total di sektor energi perusahaan pelat merah. Ia berjanji akan memberantas praktik-praktik kotor yang selama ini merugikan rakyat dan negara.

"Karena itu, waktu saya menjadi Presiden, saya bertekad untuk membersihkan Pertamina," pungkas Prabowo.

(wia)
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Kapasitas Kilang Minyak RI Kini Nambah 100.000 Barel, Ini Sumbernya


Most Popular
Features